Diet Mediterania Hijau merupakan perkembangan dari diet Mediterania konvensional yang kini makin populer sebagai pola makan sehat dan ramah lingkungan. Pola makan ini menekankan konsumsi tinggi bahan nabati sekaligus mengurangi hampir sepenuhnya asupan daging merah dan olahan.
Fokus utama diet ini adalah meningkatkan asupan tumbuhan, seperti sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan minyak zaitun, sekaligus memasukkan tiga komponen khas baru yang dikonsumsi setiap hari: teh hijau, kenari, dan protein nabati dari tanaman air Wolffia globosa atau Mankai.
Komponen Penting dalam Diet Mediterania Hijau
Diet Mediterania Hijau menambahkan elemen bernutrisi tinggi yang jarang ditemukan di pola Mediterania standar. Berikut ini tiga tambahan utama:
- Teh hijau sebanyak 3–4 cangkir per hari, kaya polifenol dan antioksidan.
- Kenari satu ons per hari sebagai sumber asam lemak omega-3 dan nutrisi lainnya.
- Protein nabati dari Wolffia globosa alias Mankai, tanaman air kecil yang kaya protein lengkap dan vitamin B12.
Tambahan tersebut membuat diet ini tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang lebih besar karena kandungan polifenol dan antioksidan yang tinggi.
Sumber Protein Nabati dalam Diet
Selain Mankai, diet ini juga mengandalkan berbagai sumber protein nabati yang sudah dikenal luas dan mudah diperoleh:
- Tahu dan tempe, sumber protein nabati yang mudah dicerna.
- Kacang-kacangan sebagai sumber protein dan lemak sehat mendukung kesehatan jantung.
- Polong-polongan yang kaya serat, baik untuk pencernaan.
- Biji-bijian utuh yang menjaga stabilitas energi sepanjang hari.
Pendekatan ini menggantikan konsumsi protein hewani dengan pilihan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Manfaat Kesehatan Diet Mediterania Hijau
Menurut penelitian dan pendapat pakar nutrisi, seperti Iris Shai, PhD dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, pola makan ini memiliki beberapa potensi manfaat kesehatan unggulan:
- Mendukung kesehatan jantung dengan menstabilkan kolesterol dan tekanan darah.
- Memperbaiki kesehatan usus dengan meningkatkan keseimbangan bakteri baik berkat kandungan polifenol.
- Melindungi fungsi otak melalui antioksidan yang mencegah penurunan kognitif sejalan dengan usia.
Diet ini berperan besar dalam pencegahan penyakit kronis dan meningkatkan kualitas hidup secara umum.
Penerapan Diet yang Fleksibel dan Berkelanjutan
Diet Mediterania Hijau mudah diadaptasi dalam kehidupan sehari-hari dan cocok bagi siapa saja yang ingin menerapkan pola makan sehat sekaligus menjaga lingkungan. Pola ini menawarkan fleksibilitas dan tidak memberatkan, sehingga dapat diikuti untuk jangka panjang.
Meningkatkan porsi bahan makanan nabati dan mengurangi daging merah bukan hanya baik untuk kesehatan individu, namun juga mendukung keberlangsungan lingkungan yang lebih baik.
Dengan komposisi bahan segar alami dan minim proses pengolahan, diet Mediterania Hijau menjanjikan gaya hidup sehat tanpa mengorbankan cita rasa dan kenyamanan.
Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com




