Super flu menjadi istilah yang ramai diperbincangkan sejak awal tahun ini, terutama karena kekhawatiran terkait penularan penyakit yang dianggap lebih cepat. Di Indonesia, istilah ini merujuk pada varian influenza tipe A subvarian H3N2 dengan subclade K yang sedang meningkat kasusnya di beberapa daerah.
Secara medis, super flu bukan istilah resmi dan kondisi yang dialami masih dikategorikan sebagai influenza biasa. Perbedaannya terutama terletak pada tingkat penularannya yang jauh lebih tinggi dibanding varian influenza lain.
Daya Penularan Super Flu
Menurut Nastiti Kaswandani, subspesialis pulmonologi dan respirologi anak, satu penderita super flu bisa menularkan virus ke dua hingga tiga orang di sekitarnya. Masa penularan ini dimulai satu hari sebelum munculnya gejala dan bisa berlangsung hingga lima hari setelahnya. Hal ini mengakibatkan orang di sekitar penderita seringkali tidak menyadari ada virus yang menyebar.
Meski penularannya mudah, sampai saat ini belum ada bukti bahwa super flu menyebabkan gejala yang lebih parah daripada jenis influenza lainnya. Namun, influenza tetap berpotensi membahayakan terutama bagi kelompok berisiko seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit kronis.
Gejala dan Pencegahan
Gejala super flu sebenarnya serupa dengan influenza biasa, meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sakit kepala, kelelahan, dan nyeri otot atau sendi. Pada beberapa kasus, penderita juga bisa mengalami muntah dan diare walaupun keluhan ini jarang muncul.
Penanganan utama bisa dilakukan di rumah dengan memastikan penderita banyak minum, cukup istirahat, dan mengonsumsi makanan bergizi. Namun, gejala tertentu menandakan perlunya segera mendapatkan penanganan medis.
Tanda Bahaya untuk Diwaspadai
Berikut gejala yang menunjukkan kondisi memburuk dan memerlukan perawatan dokter:
- Demam tinggi yang tidak turun
- Bayi atau anak sulit untuk minum atau menyusu
- Sesak napas yang ditandai dengan napas cepat atau tarikan pada dada bagian bawah
- Kejang-kejang
- Penurunan kesadaran atau sulit bangun
- Sianosis, yaitu terlihatnya warna kebiruan di sekitar mulut
Jika tanda-tanda tersebut muncul, penderita harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Mengetahui fakta medis terkait super flu membantu masyarakat untuk tidak panik berlebihan tetapi tetap waspada. Peningkatan kewaspadaan terhadap gejala dan penularan influenza adalah langkah penting dalam mencegah penyebaran serta komplikasi akibat virus ini. Informasi yang akurat juga menjadi dasar efektif dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat.
Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com




