Tubuh Kekurangan Vitamin Ini Bisa Bikin Susah Fokus, Ketahui Cara Mengatasinya!

Sering merasa kesulitan fokus atau pikiran terasa lamban mungkin menandakan kekurangan vitamin D dalam tubuh. Nutrisi ini tidak hanya penting untuk kesehatan tulang, tetapi juga berperan krusial dalam menjaga fungsi otak dan kejernihan mental.

Vitamin D membantu neuron dan sel glial bekerja optimal. Neuron mengirim informasi di otak, sedangkan sel glial memberikan dukungan dan perlindungan agar komunikasi antar neuron berjalan lancar. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penurunan materi otak seperti materi putih, abu-abu, dan hipokampus, yang berdampak pada fungsi kognitif dan risiko penyakit saraf.

Vitamin D juga berperan dalam proses mielinisasi, yaitu melapisi serabut saraf dengan lapisan pelindung yang mempercepat transmisi sinyal saraf. Kondisi ini sangat penting untuk mempertahankan fokus, memori, dan pengambilan keputusan. Kurangnya vitamin D berhubungan dengan munculnya gejala seperti kelelahan mental, depresi, dan gangguan konsentrasi.

Selain itu, vitamin D memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat dan berperan dalam menjaga respons imun tubuh, termasuk otak. Kekurangan vitamin ini meningkatkan risiko peradangan otak yang dapat mengganggu komunikasi antar neuron dan menyebabkan mood buruk, kecemasan, serta “kabut otak”. Sistem imun yang tidak seimbang juga dapat membuat tubuh rentan terhadap infeksi ringan, yang turut menurunkan energi dan fokus.

Untuk orang dewasa berusia 18–70 tahun, kebutuhan vitamin D harian adalah sekitar 15 mcg (600 IU), sementara bagi yang lebih tua disarankan 20 mcg (800 IU). Produksi vitamin D di tubuh dipengaruhi oleh paparan sinar matahari, warna kulit, dan lokasi tinggal. Karena itu, mengonsumsi sumber makanan yang mengandung vitamin D juga penting untuk memenuhi kebutuhan harian.

Berikut adalah beberapa sumber makanan vitamin D yang direkomendasikan:

1. Ikan trout dan salmon sockeye
2. Jamur putih yang terpapar sinar UV
3. Susu segar dan susu nabati yang diperkaya vitamin D
4. Telur dan keju cheddar

Suplemen vitamin D mungkin diperlukan bagi yang mengalami kekurangan signifikan, sesuai anjuran dokter. Selain asupan vitamin D, menerapkan gaya hidup sehat dapat mendukung fokus yang lebih baik. Konsumsi lemak sehat seperti minyak zaitun membantu penyerapan vitamin D karena sifat vitaminnya yang larut dalam lemak.

Vitamin B12 juga penting karena mendukung fungsi saraf dan mempertahankan mielin yang melindungi serabut saraf, sehingga meningkatkan kejernihan mental. Olahraga teratur meningkatkan aliran darah ke otak dan memperbaiki konsentrasi. Rutinitas tidur yang baik sangat krusial karena membantu otak memperbaiki dan mengkonsolidasikan pembelajaran.

Mengelola stres dengan teknik relaksasi, aktivitas fisik ringan, serta interaksi sosial meningkatkan kesehatan kognitif jangka panjang. Memenuhi kebutuhan vitamin D secara optimal bersama kebiasaan hidup sehat akan membantu menjaga fokus dan kesehatan otak secara menyeluruh.

Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com
Exit mobile version