Penderita diabetes perlu menjaga gula darah tetap stabil sepanjang hari, terutama saat sahur dan berbuka jika sedang berpuasa. Pilihan makanan yang tepat dapat membantu tubuh tetap bertenaga tanpa memicu lonjakan gula darah yang berisiko mengganggu kondisi kesehatan.
Pengaturan pola makan juga menjadi kunci karena lonjakan dan penurunan gula darah yang terlalu cepat bisa membuat tubuh cepat lapar, lemas, dan sulit menjaga kontrol glukosa. Karena itu, penderita diabetes dianjurkan fokus pada makanan bernutrisi seimbang dengan karbohidrat kompleks, protein, serat, dan lemak sehat.
Pentingnya atur makan saat sahur dan berbuka
Saat waktu makan terbatas, penderita diabetes perlu lebih cermat menyusun menu agar kebutuhan energi tetap terpenuhi. Sahur dan berbuka yang tidak terencana bisa membuat asupan gula naik terlalu cepat atau justru membuat tubuh kekurangan energi di tengah aktivitas.
Karbohidrat kompleks membantu tubuh melepaskan energi secara bertahap sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Protein dan serat juga berperan memperlambat pencernaan serta membantu mengatur penyerapan gula ke dalam darah.
Jenis makanan yang lebih dianjurkan
Pemilihan bahan makanan menjadi langkah paling praktis untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Di sisi lain, makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana memang bisa memberi energi cepat, tetapi efeknya sering tidak bertahan lama dan membuat tubuh cepat lapar lagi.
Berikut pilihan yang umumnya lebih aman dan bermanfaat bagi penderita diabetes:
- Karbohidrat kompleks seperti oat, barley, beras ketan, atau sumber biji-bijian utuh.
- Protein dari telur, ikan, ayam tanpa kulit, atau kacang-kacangan.
- Serat dari sayur, buah rendah gula, dan biji-bijian.
- Lemak sehat dari kacang almond, kacang tanah, atau sumber nabati lain dalam porsi terukur.
Kombinasi ini membantu menjaga energi lebih stabil dan mengurangi keinginan mencari camilan manis di luar jam makan.
Waspadai makanan yang memicu lonjakan gula darah
Penderita diabetes sebaiknya membatasi makanan dengan karbohidrat sederhana yang mudah diserap tubuh. Makanan seperti ini memang terasa mengenyangkan sesaat, tetapi sering memicu gula darah naik lebih cepat lalu turun dalam waktu singkat.
Kondisi itu dapat menimbulkan rasa lapar berulang, mudah lelah, dan sulit menjaga pola makan teratur. Karena itu, kontrol porsi dan pemilihan menu perlu dilakukan bersamaan, bukan hanya mengurangi rasa manis di permukaan.
Alternatif praktis untuk asupan seimbang
Bagi sebagian orang, menyiapkan menu sehat setiap hari tidak selalu mudah. Dalam situasi seperti ini, asupan praktis yang tetap memperhatikan komposisi nutrisi bisa menjadi pilihan, selama kandungannya mendukung kebutuhan penderita diabetes.
Artikel referensi menyebut DIANESIA sebagai minuman multigrain yang dirancang untuk membantu menjaga gula darah, memberi rasa kenyang lebih lama, serta mendukung kesehatan pencernaan. Produk ini disebut mengandung kacang tanah, kacang almond, kacang hijau, beras ketan, oat, barley, pati irut, dan susu kambing sebagai sumber karbohidrat kompleks yang dilepas bertahap.
Kombinasi bahan tersebut dinilai membantu mempertahankan energi lebih lama sepanjang hari. Produk ini juga disebut tersedia di sejumlah marketplace seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan Lazada dengan harga sekitar Rp140.000.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih produk praktis
Meski praktis, penderita diabetes tetap perlu membaca label gizi sebelum membeli minuman atau makanan olahan. Kandungan gula tambahan, kalori per sajian, dan ukuran porsi perlu dicek agar tidak justru bertentangan dengan tujuan mengontrol gula darah.
Berikut langkah sederhana yang bisa diterapkan:
- Cek total karbohidrat per sajian.
- Perhatikan kandungan gula tambahan.
- Pilih produk dengan serat lebih tinggi.
- Sesuaikan porsi dengan kebutuhan harian.
- Tetap kombinasikan dengan makanan segar seperti sayur dan protein tanpa lemak.
Selain pola makan, pengelolaan diabetes juga tetap bergantung pada aktivitas fisik, pemantauan gula darah, dan kepatuhan terhadap anjuran tenaga medis. Dengan kebiasaan makan yang lebih terencana, penderita diabetes dapat menjaga energi tetap stabil sekaligus mengurangi risiko gula darah naik-turun sepanjang hari.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




