Seorang wanita berusia 61 tahun di Da Lat, Vietnam, sempat mengira matanya hanya kemasukan debu atau benda kecil biasa. Namun, pemeriksaan dokter justru menemukan bangkai lebah sepanjang hampir 1,5 sentimeter yang tersangkut di permukaan matanya dan memicu nyeri hebat, rasa terbakar, serta pembengkakan selama 24 jam.
Kasus ini ditangani tim dokter Departemen Oftalmologi Rumah Sakit Mata VISI, Da Lat. Menurut laporan medis yang dikutip pada Jumat, 3 April 2026, benda asing itu memicu iritasi mekanis dan menyebabkan konjungtivitis atau peradangan pada selaput mata.
Awalnya Salah Duga, Kondisi Mata Malah Memburuk
Pasien awalnya hanya merasa ada sesuatu yang terbang lalu masuk ke matanya. Ia tidak sadar bahwa benda itu adalah seekor lebah, sehingga ia mencoba membersihkan sendiri dengan obat tetes mata.
Alih-alih membaik, matanya justru makin berair dan nyeri terus bertambah. Kondisi itu membuatnya akhirnya mencari pertolongan medis saat keluhan tidak kunjung reda.
Temuan Dokter di Ruang Pemeriksaan
Dokter spesialis mata Huynh Thi Xuan Thao memeriksa bola mata pasien menggunakan mikroskop. Dari pemeriksaan itu, ia menemukan serangga yang sudah menjadi bangkai menempel di permukaan mata.
Dr Thao mengatakan saat bangkai lebah berukuran sekitar 1 sampai 1,5 sentimeter itu berhasil dikeluarkan, pasien tampak sangat terkejut. Namun, hasil pemeriksaan juga memberi kabar baik karena epitel kornea tidak mengalami robekan serius.
Kondisi itu berarti penglihatan pasien masih bisa diselamatkan. Setelah bangkai lebah diangkat, tim medis membersihkan permukaan mata dan memberikan terapi untuk mengendalikan peradangan.
Reaksi Mata terhadap Benda Asing
Benda kecil seperti debu, pasir, atau serangga dapat menimbulkan keluhan besar bila masuk ke mata. Permukaan mata sangat sensitif, sehingga gesekan ringan saja bisa memicu iritasi, kemerahan, dan bengkak.
Dalam kasus ini, keberadaan bangkai lebah tidak hanya membuat pasien mengalami nyeri, tetapi juga menimbulkan konjungtivitis. Kondisi tersebut terjadi ketika selaput mata mengalami peradangan akibat rangsangan fisik dari benda asing.
Langkah Pertolongan Pertama yang Disarankan Dokter
Dr Thao mengingatkan masyarakat untuk tidak mengucek mata saat kemasukan benda asing. Menurutnya, tindakan itu justru bisa memperparah luka pada kornea dan meningkatkan risiko abrasi.
Berikut langkah pertolongan pertama yang disarankan:
- Bilas mata perlahan dengan air bersih.
- Gunakan larutan garam steril atau saline bila tersedia.
- Jangan menggosok mata dengan tangan.
- Segera periksa ke dokter jika nyeri tidak membaik.
- Cari bantuan medis bila mata bengkak, merah, atau penglihatan menurun.
Dokter juga menegaskan agar masyarakat tidak memakai obat tetes mata sembarangan tanpa resep, terutama jika gejala tidak jelas penyebabnya. Pada kasus benda asing yang menempel cukup lama, pemeriksaan dokter menjadi penting untuk mencegah kerusakan yang lebih berat.
Mengapa Kasus Ini Perlu Diwaspadai
Meski terlihat sepele, keluhan seperti mata perih dan berair bisa menandakan adanya benda asing yang masuk dan tertahan di permukaan mata. Jika yang masuk adalah serangga, risikonya bisa lebih besar karena tubuh serangga dapat meninggalkan iritasi dan memicu peradangan.
Kasus wanita di Da Lat ini menunjukkan bahwa benda yang awalnya dikira debu bisa berujung pada infeksi dan nyeri berat. Penanganan cepat membantu mencegah luka kornea lebih lanjut, sekaligus menjaga penglihatan tetap aman setelah bangkai lebah berhasil diangkat oleh tim medis.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com