Sekitar 1 dari 3 orang dewasa berisiko pernah mengalami cacar api atau Herpes Zoster dalam hidupnya. Risiko itu meningkat pada usia di atas 50 tahun, terutama pada orang yang daya tahan tubuhnya menurun atau memiliki penyakit penyerta.
Cacar api sering tidak langsung dikenali karena virus penyebabnya bisa sudah ada di dalam tubuh sejak masa kanak-kanak. Setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus varicella-zoster tidak hilang sepenuhnya, melainkan bersembunyi di jaringan saraf dan dapat aktif kembali saat sistem imun melemah.
Mengapa orang dewasa lebih rentan
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Vito A. Damay menjelaskan, banyak orang membawa virus ini tanpa disadari sejak kecil. Saat masih aktif, virus itulah yang memicu cacar air, lalu tetap “tidur” di tubuh setelah penyakit mereda.
Ketika pertahanan tubuh menurun seiring pertambahan usia, virus bisa bangkit lagi dan memunculkan cacar api. Risiko juga lebih tinggi pada individu dengan sistem imun yang tidak optimal serta mereka yang hidup dengan diabetes, penyakit pernapasan kronis, penyakit jantung, penyakit ginjal, kanker, artritis reumatoid, dan psoriasis.
Tanda awal yang perlu diwaspadai
Gejala awal cacar api biasanya muncul sebagai nyeri di satu sisi tubuh. Keluhan ini bisa terasa tajam, terbakar, atau seperti tertusuk, sehingga sering dianggap sebagai nyeri biasa pada awalnya.
Jika muncul di dada kiri, nyeri cacar api kadang menyerupai keluhan yang mirip serangan jantung. Meski begitu, nyeri jantung umumnya terasa lebih tumpul seperti ditekan, lalu dapat disertai sesak napas, keringat dingin, serta nyeri yang menjalar ke lengan kiri, rahang, atau punggung.
Kenapa gejala awal jangan diabaikan
Cacar api tidak hanya menimbulkan gangguan pada kulit. Penyakit ini juga bisa mengganggu tidur, menghambat aktivitas harian, memicu stres dan kecemasan, serta berdampak pada pekerjaan penderita.
Karena gejalanya bisa membingungkan, pemeriksaan medis menjadi penting saat muncul nyeri mencurigakan di satu sisi tubuh. Vito menekankan bahwa diagnosis dini akan sangat membantu, terutama jika dilakukan dalam 72 jam pertama setelah tanda awal muncul.
Siapa yang perlu lebih waspada
- Orang berusia di atas 50 tahun.
- Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang tidak optimal.
- Penderita penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit ginjal, kanker, artritis reumatoid, psoriasis, dan penyakit pernapasan kronis.
Pada kelompok tersebut, risiko cacar api cenderung lebih besar dan gejala dapat berkembang lebih cepat. Karena itu, setiap nyeri yang tidak biasa, terutama yang hanya muncul di satu sisi tubuh, perlu mendapat perhatian medis lebih dini.
Source: lifestyle.bisnis.com






