Cedera ACL Sempat Mengancam, Rodri Menjawabnya dengan Golden Ball Piala Dunia 2026

Rodri membuktikan cedera lutut serius tidak menghentikan langkahnya di panggung terbesar sepak bola dunia. Gelandang Spanyol itu meraih Golden Ball Piala Dunia 2026 setelah membantu tim nasionalnya merebut gelar juara untuk kedua kali.

Penghargaan pemain terbaik tersebut menempatkan nama Rodrigo Hernández Cascante sejajar dengan sejumlah figur elite sepak bola. Lionel Messi, Zinedine Zidane, dan Ronaldinho termasuk pemain yang pernah dikaitkan dengan prestise Golden Ball Piala Dunia.

Keberhasilan Rodri terasa menonjol karena ia sebelumnya harus menghadapi masa pemulihan panjang akibat cedera ACL. Cedera itu datang saat ia masih memperkuat Manchester City dan memunculkan keraguan mengenai peluangnya kembali ke performa puncak.

Prediksi Guardiola Menjadi Kenyataan

Sebelum Piala Dunia 2026 bergulir, Pep Guardiola sudah menyebut turnamen tersebut sebagai waktu yang tepat bagi Rodri untuk kembali menunjukkan kualitas terbaiknya. Manajer Manchester City itu menilai proses pemulihan pemainnya tidak bisa diukur hanya dalam hitungan beberapa bulan.

“Kalian bertanya kapan Rodri kembali ke bentuk terbaik? Dia akan melakukannya pada Piala Dunia 2026,” kata Guardiola, seperti dikutip dari Sky Sports. Ia juga menegaskan bahwa pemain hebat sekalipun membutuhkan waktu setelah menjalani cedera berat.

Guardiola menyebut tidak ada pemain yang bisa langsung tampil hebat lagi setelah cedera dalam rentang enam sampai delapan bulan. Karena itu, ia meminta publik menunggu hingga tahun berikutnya untuk melihat Rodri kembali.

Keyakinan Guardiola bertolak dari penilaiannya terhadap karakter Rodri sebagai pemain luar biasa. Cedera ACL yang kerap dianggap menakutkan bagi banyak pesepak bola dinilai tidak mampu menggoyahkan mental gelandang tersebut.

Cedera Berat pada September 2024

Masalah besar itu bermula pada 22 September 2024 ketika Manchester City bermain imbang 2-2 melawan Arsenal di Liga Inggris. Rodri mengalami cedera lutut yang kemudian membuatnya harus menepi untuk periode panjang.

Diagnosis yang diterimanya mencakup robekan anterior cruciate ligament atau ACL serta kerusakan meniskus. Kondisi tersebut memaksanya absen sepanjang sisa musim 2024-2025.

PeristiwaWaktuDetail
Cedera lutut Rodri22 September 2024Terjadi saat Manchester City imbang 2-2 melawan Arsenal
Golden BallPiala Dunia 2026Rodri menjadi pemain terbaik setelah Spanyol menjadi juara

Robekan ACL dan gangguan pada meniskus sering dipandang sebagai hambatan besar bagi pemain yang mengandalkan mobilitas serta kekuatan fisik. Dalam kasus Rodri, tantangannya bukan hanya kembali bermain, melainkan juga membangun lagi kondisi yang dibutuhkan untuk tampil dominan di lini tengah.

Rodri sendiri menekankan bahwa kondisi mentalnya tetap baik selama menjalani pemulihan. Kepada laman Manchester City, ia mengatakan, “Saya merasa sangat baik. Dalam pikiran saya, semuanya baik-baik saja.”

Ia juga menyampaikan bahwa lututnya tidak terasa goyah, meski masih ada pekerjaan fisik yang perlu dituntaskan. “Saya perlu meningkatkan kekuatan otot paha dan semuanya. Itu hal yang paling penting,” lanjut Rodri.

Pemulihan yang Tidak Hanya Mengandalkan Lapangan

Rodri mengakui ia perlu menjalani kebiasaan yang sebelumnya tidak biasa dilakukan untuk kembali ke level terbaik. Pemulihan tersebut menuntut perhatian pada kekuatan tubuh, bukan sekadar kesiapan untuk kembali masuk lapangan.

Ia memilih memanfaatkan masa rehabilitasi dengan berada bersama keluarga dan melatih bagian-bagian tubuh tertentu. “Saya menghabiskan waktu bersama keluarga dan melatih beberapa bagian tubuh saya agar bisa kembali lebih kuat,” katanya.

Laporan health.detik.com mencatat riwayat cedera itu sempat memunculkan prediksi bahwa Rodri akan kesulitan menemukan kembali performa terbaiknya. Namun, penghargaan Golden Ball di Piala Dunia 2026 menjadi jawaban atas proses panjang yang ia jalani setelah cedera.

Pencapaian tersebut juga mempertegas bahwa pemulihan Rodri berjalan seiring dengan kesiapan mental yang ia tekankan sejak awal. Dari absen hingga akhir musim 2024-2025, ia kembali ke panggung internasional dengan status pemain terbaik turnamen.

Terkait