Kematian seorang pria di Taiwan akibat keracunan logam berat akibat menggunakan termos berkarat selama sepuluh tahun menjadi peringatan serius tentang pentingnya keamanan alat penyimpan minuman. Menurut laporan yang dirilis oleh media setempat, pria tersebut mulai mengalami masalah kesehatan yang serius sejak awal tahun 2024. Setelah menjalani pemeriksaan medis, dia didiagnosis mengalami keracunan logam berat yang berasal dari termosnya yang sudah usang.
Selama proses penyelidikan, dokter menemukan bahwa termos yang digunakan pria itu telah berkarat dan tidak terbuat dari bahan anti-karat. Ia rutin menyimpan berbagai jenis minuman asam, termasuk kopi dan jus, di dalam termos tersebut. Hal ini berpotensi besar menyebabkan kontaminasi logam berat ke dalam cairan yang dikonsumsinya. “Racun tersebut mungkin telah masuk ke dalam tubuhnya ketika termos berisi minuman berkarbonasi seperti kola,” ungkap seorang dokter yang terlibat dalam kasus ini.
Kondisi kesehatan pria tersebut semakin memburuk, dan dia akhirnya menderita pneumonia, infeksi paru-paru parah yang berujung pada kematiannya, kurang dari satu tahun setelah diagnosis awal keracunan. Kasus ini cepat menyita perhatian publik, dan banyak media di Taiwan memberitakannya sebagai sebuah peringatan tentang bahaya penggunaan termos yang tidak terawat.
Para ahli kesehatan menerangkan bahwa penggunaan termos yang sudah berkarat dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Keracunan logam berat dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem kekebalan. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam memilih termos. Disarankan agar memilih termos yang terbuat dari baja tahan karat 304 dan menghindari penyimpanan minuman yang bersifat asam. Selain itu, penting untuk membersihkan termos secara teratur dan menggantinya setelah dua atau tiga tahun penggunaan.
Kematian pria tersebut menggambarkan risiko yang mungkin tidak disadari banyak orang. Banyak yang mungkin berpikir bahwa termos yang sudah lama digunakan masih aman, namun kenyataannya penggunaan jangka panjang dan tanpa perawatan dapat berakibat fatal. Belajar dari insiden ini, pengguna diharapkan lebih perhatian terhadap kualitas dan kondisi alat yang mereka gunakan sehari-hari.
Cerita tragis ini seharusnya menjadi anjuran bagi semua orang untuk lebih waspada terhadap alat-alat yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Keamanan dan kesehatan harus selalu menjadi prioritas utama, terutama dalam hal kebersihan dan perawatan barang-barang yang berhubungan dengan konsumsi makanan dan minuman.





