Pekerja kantoran saat ini menghadapi tantangan serius terkait kesehatan, terutama obesitas yang dapat menyebabkan brain fog atau kabut otak. Brain fog merupakan kondisi di mana seseorang kesulitan untuk fokus dan berkonsentrasi, yang dapat mengganggu produktivitas. Penelitian yang dipublikasikan oleh PMC PubMed Central pada tahun 2020 menunjukkan bahwa obesitas memiliki dampak merusak pada fungsi otak dan kemampuan kognitif. Selain brain fog, obesitas juga berisiko memicu berbagai penyakit lainnya seperti diabetes melitus tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung koroner.
Penyebab obesitas di kalangan pekerja kantoran umumnya berkaitan dengan gaya hidup sedentari akibat kemajuan teknologi. Misalnya, kebiasaan memesan makanan melalui layanan pesan antar dan makan sambil bekerja tanpa banyak bergerak dapat memperburuk keadaan. Data menunjukkan bahwa prevalensi obesitas di Indonesia meningkat dari 21,8 persen pada tahun 2018 menjadi 28,7 persen pada tahun 2023. Jika tidak segera ditangani, masalah ini dapat menurunkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.
Beruntung, ada beberapa cara yang dapat dilakukan pekerja kantoran untuk mengatasi obesitas dan memulihkan kesehatan.
1. Pendampingan Ahli Gizi
Mengikuti program diet dengan bimbingan ahli gizi jauh lebih efektif daripada diet mandiri. Ahli gizi dapat membantu individu mengelola nafsu makan dan memberikan panduan yang lebih terarah dalam menjalani program penurunan berat badan.
2. Mengikuti Program Diet
Program yang dirancang khusus untuk karyawan dapat memberikan struktur dan dukungan yang dibutuhkan. Contohnya, LIGHTcoach Corporate Wellness Program dari LIGHT Group menawarkan modul dan workshop selama 90 hari. Anna Yesito Wibowo, Chief Marketing Officer LIGHT Group, menekankan bahwa program ini bertujuan untuk memulihkan kesehatan karyawan dan meningkatkan produktivitas.
3. Cek Kesehatan Rutin
Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting. Ini tidak hanya membantu mendeteksi risiko obesitas, tetapi juga memantau parameter kesehatan lainnya seperti gula darah, kadar kolesterol, dan tekanan darah. Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi kekurangan nutrisi yang sering terjadi selama diet.
4. Edukasi Kesehatan
Perusahaan dianjurkan untuk mengadakan program edukasi mengenai gizi dan pola makan sehat. Seminar atau workshop tentang manajemen berat badan dan cara membaca label makanan dapat meningkatkan kesadaran karyawan mengenai pentingnya asupan gizi yang seimbang.
Menghadapi masalah obesitas bukanlah hal yang ringan, tetapi dengan langkah-langkah yang tepat, pekerja kantoran dapat meredakan dampak negatifnya, termasuk brain fog. Menerapkan pola makan yang sehat dan aktif bergerak adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas di tempat kerja. Program-program seperti LIGHTcoach Corporate Wellness bisa menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi masalah ini dan meningkatkan kesejahteraan karyawan secara keseluruhan.





