5 Buah dan Rempah yang Bisa Turunkan Tekanan Darah, Satu Diantaranya Sering Ada di Dapur

Menjaga tekanan darah tetap normal adalah langkah penting untuk mendukung kesehatan jantung dan mencegah berbagai komplikasi serius seperti stroke atau penyakit ginjal. Salah satu faktor kunci yang sangat memengaruhi tekanan darah adalah pola makan. Beberapa jenis makanan telah terbukti secara ilmiah mampu membantu menurunkan tekanan darah secara alami, terutama jika dikonsumsi secara rutin dalam konteks pola makan yang sehat.

Berikut ini adalah lima makanan terbaik untuk membantu menurunkan tekanan darah, berdasarkan informasi dari Dr. Saurabh Sethi, seorang ahli gastroenterologi lulusan Harvard, dan data ilmiah yang relevan.

1. Pisang

Pisang adalah buah yang sangat mudah ditemukan dan disukai banyak orang. Buah ini kaya akan kalium, mineral penting yang membantu ginjal membuang kelebihan natrium dari tubuh. Natrium berlebih dalam darah merupakan salah satu penyebab utama tekanan darah tinggi. Dengan meningkatkan asupan kalium melalui makanan seperti pisang, tubuh dapat menjaga keseimbangan elektrolit dan mengurangi tekanan pada dinding pembuluh darah. Menurut American Heart Association, konsumsi makanan tinggi kalium secara rutin sangat bermanfaat untuk pengelolaan tekanan darah.

2. Cokelat hitam

Cokelat hitam berkualitas tinggi mengandung flavonoid dan magnesium yang berperan dalam produksi nitric oxide. Zat ini membantu melebarkan pembuluh darah dan memperlancar aliran darah, sehingga tekanan darah bisa turun secara alami. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi moderat cokelat hitam—yakni sekitar 30 gram per hari—dapat memberi dampak positif terhadap tekanan darah, terutama pada penderita hipertensi ringan. Namun, penting untuk memilih cokelat dengan kadar kakao minimal 70% dan rendah gula tambahan.

3. Bit

Sayuran akar yang satu ini telah lama dikenal sebagai superfood untuk kesehatan jantung. Bit mengandung nitrat alami yang diubah tubuh menjadi nitric oxide. Proses ini membantu meningkatkan elastisitas pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Hypertension Journal menemukan bahwa konsumsi jus bit secara rutin selama beberapa minggu mampu menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan. Bit bisa dikonsumsi mentah, direbus, atau diolah menjadi jus untuk hasil optimal.

4. Delima

Delima adalah buah yang kaya antioksidan dan sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk penurunan tekanan darah. Dr. Sethi menjelaskan bahwa delima membantu menghambat enzim pengubah angiotensin (ACE), yaitu enzim yang berperan dalam menyempitkan pembuluh darah. Dengan mengurangi aktivitas enzim ini, tekanan dalam pembuluh darah dapat berkurang secara alami. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa konsumsi jus delima secara teratur selama dua minggu dapat memberikan hasil positif bagi tekanan darah.

5. Jahe

Selain dikenal sebagai rempah yang menambah cita rasa makanan, jahe juga memiliki khasiat medis yang mendukung kesehatan jantung. Kandungan aktif dalam jahe bekerja sebagai pemblokir saluran kalsium alami, mirip dengan obat antihipertensi yang biasa diresepkan. Pemblokiran saluran kalsium ini membantu melemaskan pembuluh darah dan mengurangi tekanan darah. Jahe bisa dikonsumsi dalam bentuk teh, ditambahkan ke masakan, atau dijadikan suplemen sesuai kebutuhan.

Mengintegrasikan kelima makanan ini ke dalam pola makan harian bisa menjadi langkah alami untuk mengontrol tekanan darah. Selain itu, penting juga untuk menjaga berat badan ideal, mengurangi konsumsi garam, berolahraga secara teratur, dan menghindari stres berlebihan. Konsultasi dengan tenaga medis tetap disarankan untuk memastikan pendekatan yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

Berita Terkait

Back to top button