Mengonsumsi sayuran rendah kalori terbukti menjadi strategi efektif dalam menurunkan berat badan sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sayuran jenis ini tidak hanya meminimalkan asupan kalori harian, tetapi juga kaya akan nutrisi esensial seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Menurut laporan dari Medical News Today yang dirangkum oleh Beritasatu.com, ada delapan sayuran rendah kalori yang direkomendasikan untuk mendukung program diet sehat dan menjaga berat badan ideal.
1. Selada Air
Selada air menempati posisi tertinggi sebagai sayuran dengan kalori terendah, hanya mengandung sekitar 11 kalori per 100 gram. Meski rendah kalori, jenis sayuran ini kaya vitamin A, C, dan K yang baik untuk kesehatan tulang, kulit, serta sistem imun. Teksturnya yang renyah dan rasa sedikit pedas membuatnya cocok sebagai bahan salad, sup, atau sandwich tanpa menambah beban kalori.
2. Arugula (Roket)
Arugula mengandung sekitar 25 kalori per 100 gram dengan rasa yang sedikit pahit. Sayuran ini mengandung kalsium, zat besi, dan kalium yang membantu menjaga kesehatan tulang serta metabolisme tubuh. Penambahan arugula dalam menu diet tidak hanya menurunkan kalori tetapi juga meningkatkan ragam nutrisi yang dikonsumsi.
3. Selada Hijau
Modal utama selada hijau adalah kandungan airnya yang tinggi, hanya sekitar 15 kalori per 100 gram. Selain membantu menjaga hidrasi, serat dalam selada hijau membantu pencernaan. Sayuran ini umum dijadikan bahan utama dalam menu diet rendah kalori karena memberi sensasi segar dan menambah volume makanan tanpa ekstra kalori.
4. Tauge Alfalfa
Tauge alfalfa mengandung sekitar 23 kalori per 100 gram dan kaya akan vitamin C, vitamin K, serta folat. Enzim alami yang terkandung membantu proses pencernaan menjadi lebih lancar. Teksturnya ringan dan renyah cocok sebagai pelengkap salad maupun sandwich sehat.
5. Sawi Putih (Kubis Napa)
Sawi putih hanya mengandung sekitar 12 kalori per 100 gram, sangat rendah kalori dan ideal untuk diet. Selain vitamin C, sawi putih juga mengandung antioksidan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Biasanya digunakan untuk sup, tumisan, atau kimchi.
6. Mentimun
Mentimun populer sebagai sayuran segar dengan kandungan 15 kalori per 100 gram. Dengan kadar air tinggi, mentimun mampu menyegarkan sekaligus menjaga hidrasi tubuh. Antioksidan dalam mentimun juga mendukung kesehatan kulit sehingga sering dijadikan camilan, topping salad, atau infused water.
7. Seledri Batang (Celery)
Seledri batang hanya mengandung 14 kalori per 100 gram dan kaya serat yang menimbulkan rasa kenyang lebih lama serta mendukung sistem pencernaan. Ia juga mengandung vitamin K, folat, dan kalium yang baik untuk kesehatan tulang dan keseimbangan elektrolit. Seledri bisa dikonsumsi mentah, dijus, atau ditambahkan ke dalam sup.
8. Asparagus
Asparagus mengandung sekitar 20 kalori per 100 gram dan nutrisi lengkap seperti vitamin A, K, E, zat besi, dan kalium. Sayuran ini membantu metabolisme tubuh dan kesehatan sel. Biasanya dimasak dengan cara dikukus, dipanggang, atau ditumis ringan.
Sayuran rendah kalori ini efektif membantu mengontrol asupan kalori tanpa mengurangi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain mendukung penurunan berat badan, konsumsi rutin sayuran tersebut juga turut memelihara kesehatan jangka panjang berkat kandungan vitamin dan mineralnya. Dengan fleksibilitas penyajian yang beragam, sayuran ini dapat mudah disisipkan dalam menu harian guna membangun pola hidup sehat yang berkelanjutan.





