Wasir Kambuh Setelah Operasi? Dokter Ungkap Fakta Penting yang Sering Terabaikan

Wasir atau hemoroid menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap dikeluhkan, bahkan setelah menjalani operasi. Banyak pasien masih mengalami kekambuhan setelah prosedur tersebut, yang menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Namun, menurut dokter spesialis bedah umum, penyebab kekambuhan wasir pascaoperasi sering kali berakar pada faktor yang diabaikan, khususnya gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari.

Teknologi Operasi Wasir yang Semakin Modern

Perkembangan teknologi medis telah menghadirkan berbagai metode operasi wasir dengan tingkat kenyamanan lebih tinggi ketimbang prosedur konvensional. Sebagaimana dijelaskan oleh dr. Clement Dewanto, Sp.B dari Bethsaida Hospital Gading Serpong, tersedia beberapa teknik operasi modern seperti:

  1. Laser Hemorrhoid Surgery, yang menghancurkan jaringan wasir dengan sinar laser untuk meminimalkan luka dan perdarahan serta mempercepat pemulihan.
  2. HAL-RAR (Hemorrhoidal Artery Ligation – Recto Anal Repair), teknik mengikat pembuluh darah yang memberi suplai ke wasir sekaligus memperbaiki jaringan anus, tanpa harus memotong wasir.
  3. Rubber Band Ligation (PILA), memasang gelang karet pada pangkal wasir yang menyebabkan jaringan mengecil dan terlepas secara alami, dengan tindakan cepat dan pasien bisa langsung beraktivitas.

Pemilihan metode operasi disesuaikan dengan tingkat keparahan wasir. Operasi sederhana biasanya cukup untuk wasir grade 1–2, sedangkan wasir grade 3–4 dapat memerlukan prosedur yang lebih kompleks.

Faktor Utama Penyebab Kekambuhan Wasir

Banyak pasien salah kaprah menganggap operasi sebagai solusi permanen. Padahal, dr. Clement menegaskan wasir dapat kambuh kembali bila penyebab dasarnya tidak ditangani dengan tepat. Beberapa faktor pemicu kekambuhan antara lain:

  1. Kebiasaan buang air besar yang salah, seperti mengejan berlebihan atau duduk terlalu lama di toilet.
  2. Pola makan rendah serat, yang menyebabkan konstipasi dan tinja keras.
  3. Kurangnya konsumsi air putih sehingga pencernaan kurang lancar.
  4. Gaya hidup kurang bergerak dan terlalu lama duduk, yang meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus.

Tanpa upaya perbaikan gaya hidup, hasil operasi hanya akan bersifat sementara.

Panduan Pencegahan Kekambuhan Wasir Pascaoperasi

Untuk memaksimalkan keberhasilan operasi dan mengurangi risiko kambuh, pasien disarankan mengikuti beberapa langkah berikut:

  1. Tingkatkan asupan serat harian dari sayur, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan guna melunakkan tinja.
  2. Minum air putih 2–3 liter per hari agar pencernaan tetap terhidrasi dan BAB lebih lancar.
  3. Hindari duduk lama di toilet, terutama sambil menggunakan ponsel, karena memperbesar tekanan pada pembuluh darah anus.
  4. Jaga kebiasaan buang air besar secara teratur, dan jangan menunda keinginan untuk BAB agar tinja tidak mengeras.
  5. Rutin lakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan, yoga, atau berenang, untuk memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi tekanan anus.

Kapan Harus Segera Menghubungi Dokter?

Terdapat tanda-tanda yang memerlukan penanganan medis segera, yaitu apabila pasien mengalami nyeri hebat, kesulitan buang air besar, atau perdarahan anus yang signifikan. Kondisi ini bisa memengaruhi kualitas hidup secara serius dan tidak boleh diabaikan.

“Kalau gejala sudah mengganggu, sebaiknya tidak menunda konsultasi medis karena semakin cepat penanganan, terapi akan lebih mudah dan efektif,” ujar dr. Clement.

Pelayanan Modern dan Standar Keamanan Tinggi di Bethsaida Hospital

Bethsaida Hospital Gading Serpong memberikan pelayanan optimal dengan berbagai metode operasi yang sesuai kebutuhan pasien. Direktur rumah sakit, dr. Pitono, menegaskan bahwa teknologi terbaru dan protokol keselamatan dijalankan demi kenyamanan pasien.

“Pasien tidak perlu khawatir menjalani operasi wasir karena prosedur kami sudah menerapkan teknologi terkini dengan standar keamanan tinggi. Tujuan kami memberikan hasil terbaik sekaligus pengalaman perawatan yang nyaman,” jelas dr. Pitono.

Dengan pendekatan teknologi modern dan kesadaran pentingnya perubahan gaya hidup, risiko wasir kambuh pascaoperasi dapat ditekan secara signifikan. Perawatan yang tepat dan disiplin menjalankan panduan pencegahan menjadi kunci utama agar pasien dapat bebas dari keluhan wasir jangka panjang.

Berita Terkait

Back to top button