Tren meal preparation atau yang dikenal dengan istilah meal prep semakin populer di media sosial sebagai solusi praktis menyiapkan stok makanan mingguan. Namun, meski terlihat mudah dan efisien, penyimpanan makanan hasil meal prep yang tidak tepat berisiko menurunkan kualitas gizi maupun membahayakan kesehatan. Para dokter pun memberikan tips penting agar proses ini aman dan tetap menyehatkan.
Dokter spesialis gizi, dr. Consistania Ribuan, mengingatkan bahwa kesalahan penyimpanan paling umum adalah mencairkan seluruh stok makanan beku sekaligus, lalu menyimpan kembali sisa yang tidak terpakai di dalam freezer. Menurutnya, kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena siklus pembekuan dan pencairan berulang berpotensi menurunkan mutu makanan.
“Kalau kita sudah mencairkan satu tray berisi beberapa porsi, lalu hanya mengambil satu porsi yang ingin dimasak hari ini, sisanya dibekukan kembali itu tidak boleh,” kata dr. Consistania, mengutip Antara pada Senin (29/9/2025).
Penurunan kualitas ini mencakup kadar nutrisi seperti protein dan vitamin yang larut di dalamnya. Lebih dari itu, faktor paling berisiko adalah kontaminasi dan pertumbuhan bakteri, terutama pada bahan protein hewani seperti daging, ayam, dan ikan yang sering digunakan dalam meal prep sebagai lauk utama.
Untuk mencegah hal tersebut, dr. Consistania menyarankan agar bahan mentah yang sudah dibumbui atau dimarinasi langsung dipisah dalam porsi kecil sebelum disimpan di freezer. Dengan begini, saat ingin memasak cukup mencairkan porsi yang dibutuhkan saja tanpa harus mencairkan seluruh stok sekaligus.
Berikut beberapa tips penyimpanan meal prep yang aman dan sehat berdasarkan anjuran dokter:
1. Simpan bahan makanan dalam porsi kecil atau per porsi sebelum dimasukkan ke dalam freezer.
2. Gunakan wadah kedap udara dan tahan suhu dingin untuk menjaga kualitas makanan.
3. Jangan mencairkan seluruh stok secara bersamaan, cukup cairkan porsi yang akan dimasak.
4. Segera masak porsi yang sudah dicairkan dan hindari pembekuan ulang untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
5. Pastikan suhu freezer selalu stabil di bawah -18 derajat Celsius agar makanan terjaga dengan baik.
Tren meal prep di media sosial semakin membuktikan kebutuhan masyarakat akan cara hidup lebih efisien dan sehat. Dengan menyiapkan makanan dalam jumlah banyak di awal minggu, waktu memasak harian dapat diminimalkan tanpa mengorbankan nilai gizi. Namun, agar manfaat ini maksimal, pengetahuan tentang cara menyimpan yang benar harus selalu diperhatikan.
Selain menjaga keamanan makanan, meal prep juga dapat membantu mengontrol porsi makan dan asupan nutrisi harian. Pola ini sangat dianjurkan oleh para ahli gizi untuk mendukung gaya hidup sehat sekaligus menekan risiko berbagai penyakit akibat makanan tidak sehat.
Perkembangan konten media sosial yang menampilkan kreasi meal prep juga mendorong masyarakat lebih kreatif dan sadar akan pentingnya nutrisi dalam makanan yang dikonsumsi. Meski demikian, tetap diperlukan edukasi mengenai keamanan penyimpanan agar tren ini tidak justru berbalik menimbulkan masalah kesehatan.
Dengan mengikuti panduan sederhana dari dokter, tren meal prep bisa menjadi solusi efektif untuk hidup sehat di tengah kesibukan sehari-hari. Penyimpanan yang tepat tidak hanya menjaga kualitas nutrisi tapi juga menjamin keamanan konsumsi makanan untuk seluruh keluarga.
Oleh karena itu, bagi yang ingin mencoba atau sudah rutin melakukan meal prep, pastikan untuk menerapkan prinsip penyimpanan yang benar agar manfaatnya bisa benar-benar optimal dan terhindar dari risiko kesehatan.
Src: https://www.beritasatu.com/lifestyle/2926666/tren-meal-prep-di-medsos-ini-tips-dokter-cara-simpan-aman-dan-sehat?page=all





