Jangan Disimpan Lama, Ini 10 Makanan yang Harus Segera Dimakan Agar Tak Cepat Rusak

Makanan yang sudah dimasak tidak semua bisa disimpan lama tanpa menimbulkan risiko kesehatan. Beberapa jenis makanan rentan mengalami perubahan rasa, tekstur, bahkan perkembangan bakteri berbahaya jika disimpan dan dihangatkan ulang secara tidak tepat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan mana saja yang sebaiknya segera dikonsumsi setelah dimasak agar terhindar dari potensi bahaya kesehatan.

Sayuran Berdaun Hijau dan Tinggi Nitrat

Sayuran seperti bayam, kale, wortel, lobak, dan seledri mengandung nitrat tinggi. Saat dipanaskan ulang, nitrat tersebut dapat berubah menjadi nitrit dan nitrosamin yang bersifat karsinogenik atau berpotensi menyebabkan kanker. Disarankan untuk mengonsumsi sayuran ini segera setelah dimasak atau dalam kondisi segar sebagai salad guna menjaga keamanan dan gizi.

Ayam

Ayam matang sangat mudah terkontaminasi bakteri patogen seperti salmonela dan campylobacter jika penyimpanannya salah. Memanaskan ayam secara cepat di microwave juga dapat merusak protein, sehingga semakin sulit dicerna tubuh dan berpotensi menimbulkan masalah pencernaan seperti kembung, mual, atau diare. Cara aman menghangatkan ayam adalah dengan oven hingga mencapai suhu internal minimal 74 derajat Celsius.

Nasi

Nasi yang dibiarkan lama di suhu ruang sangat rentan menjadi tempat berkembang bakteri Bacillus cereus yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Jika disimpan, pastikan nasi segera didinginkan dalam wadah tertutup di kulkas. Saat ingin dikonsumsi lagi, panaskan nasi sampai benar-benar panas agar bakteri mati dan aman dikonsumsi.

Kentang

Kentang yang telah dimasak dan disimpan terlalu lama berpotensi mengandung bakteri Clostridium botulinum, penyebab botulisme, yaitu keracunan serius yang mengancam nyawa. Tidak disarankan memanaskan kembali kentang menggunakan microwave. Lebih baik menggunakan oven untuk memastikan panas merata dan bakteri mati sempurna.

Jamur

Jamur matang cepat berubah tekstur dan kehilangan rasa jika dipanaskan ulang. Jika disimpan tidak tepat, jamur juga berisiko menghasilkan racun yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, konsumsi jamur segera setelah dimasak agar kualitas dan keamanan tetap terjaga.

Daging Olahan

Daging olahan seperti hot dog, sosis, dan daging deli mengandung pengawet. Pengawet ini dapat berubah menjadi zat berbahaya jika dihangatkan berkali-kali. Sebaiknya, makanan ini dikonsumsi segera setelah dimasak dan dihindari pemanasan ulang yang berulang.

Telur

Telur matang, terutama telur rebus, memiliki risiko bakteri salmonela yang meningkat jika sering dipanaskan ulang. Penggunaan microwave untuk menghangatkan telur juga berbahaya karena dapat menyebabkan telur meledak. Penghangatan telur sebaiknya dilakukan dengan api kecil agar lebih aman.

Makanan Laut

Ikan dan makanan laut matang sangat mudah rusak jika disimpan lama. Memanaskan kembali dengan microwave akan membuat teksturnya kering dan amis, serta meningkatkan risiko keracunan makanan. Penghangatan dengan oven atau wajan dengan sedikit air lebih disarankan.

Makanan Goreng

Makanan goreng seperti ayam goreng atau kentang goreng cepat kehilangan kerenyahannya jika dipanaskan dengan microwave. Untuk menjaga kerenyahan dan rasa, gunakan oven atau toaster oven saat memanaskan ulang makanan goreng.

Piza

Piza yang dihangatkan dengan microwave biasanya berubah menjadi lembek dan berminyak, sehingga tidak nyaman dimakan. Lebih baik panaskan piza di atas wajan dengan api sedang dan tutup sebentar agar keju meleleh dengan sempurna dan tekstur tetap terjaga.

Tips Menyimpan Makanan dengan Aman

Untuk menghindari risiko kesehatan akibat penyimpanan makanan yang tidak tepat, ikuti beberapa langkah berikut:

  1. Segera dinginkan makanan setelah dimasak untuk menghambat pertumbuhan bakteri.
  2. Simpan makanan dalam wadah kedap udara untuk mengurangi kontaminasi.
  3. Panaskan makanan hingga suhu aman sebelum dikonsumsi guna membunuh bakteri jika ada.

Memahami jenis makanan yang tidak boleh disimpan lama dan cara pengelolaan yang tepat dapat membantu melindungi kesehatan sekaligus menjaga kualitas rasa dan tekstur makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan penerapan cara penyimpanan dan penghangatan yang benar, Anda bisa tetap menikmati hidangan tanpa khawatir terhadap dampak negatif bagi tubuh.

Src: https://www.beritasatu.com/lifestyle/2926930/jangan-disimpan-lama-ini-10-makanan-yang-harus-segera-dimakan?page=all

Berita Terkait

Back to top button