Mengenal Penyebab & Gejala Fibromyalgia, Penyakit yang Bikin Mariah Carey Bak Manekin

Mariah Carey sempat tampil dengan kondisi yang dianggap tidak biasa dalam konsernya di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor. Selama 1,5 jam di atas panggung, penyanyi yang dikenal dengan lagu "Hero" tersebut terlihat kaku dan lebih banyak berdiri seperti manekin, jarang berinteraksi dengan penonton, serta hanya sesekali berjalan ke ujung panggung sambil didampingi penari latar. Penampilan ini menimbulkan tanda tanya mengenai kondisi kesehatannya, terutama setelah laporan serupa muncul dari penampilannya di Las Vegas pada Februari lalu.

Di dunia maya, muncul spekulasi bahwa Mariah Carey mengidap fibromyalgia, sebuah penyakit kronis yang menyebabkan nyeri otot luas di seluruh tubuh dan kelelahan parah. Meskipun Mariah tidak secara resmi mengonfirmasi hal ini, penggemar mengaitkan perilaku dan fisiknya yang kaku dengan gejala fibromyalgia, penyakit yang juga diketahui diderita oleh beberapa selebritas lain seperti Lady Gaga.

Mengenal Fibromyalgia dan Penyebabnya

Fibromyalgia merupakan kondisi jangka panjang yang tidak dapat disembuhkan secara total, namun dapat dikelola untuk meredakan gejalanya. Penyakit ini menyebabkan rasa nyeri yang meluas di seluruh tubuh. Menurut penjelasan dari Mayo Clinic, fibromyalgia juga berpengaruh pada kualitas tidur, daya ingat, dan suasana hati penderitanya.

Para peneliti menduga bahwa fibromyalgia mempengaruhi cara otak dan sumsum tulang belakang dalam memproses sinyal nyeri dan non-nyeri, yang mengakibatkan peningkatan sensitivitas terhadap rasa sakit. Penyakit ini sering muncul setelah adanya peristiwa pemicu seperti cedera, operasi, infeksi, atau stres emosional yang berat. Namun, pada beberapa kasus, gejala dapat muncul perlahan tanpa sebab yang jelas.

Wanita lebih rentan untuk terkena fibromyalgia dibandingkan pria. Selain rasa nyeri dan kelelahan yang meluas, penderita juga kerap mengalami:

  1. Sakit kepala kronis
  2. Nyeri rahang dan wajah akibat gangguan sendi temporomandibular (TMJ)
  3. Sindrom iritasi usus besar (IBS)
  4. Kecemasan
  5. Depresi

Gejala yang Dialami Mariah Carey dan Faktor Pendukung

Mariah Carey secara terbuka pernah mengungkapkan bahwa ia didiagnosis dengan gangguan bipolar II sejak tahun 2001. Kondisi mental ini bisa memperburuk kualitas hidup penderita fibromyalgia, terutama ketika diiringi oleh kejadian traumatis. Pada Agustus 2024, Mariah harus kehilangan ibu dan kedua saudara perempuannya yang meninggal pada hari yang sama, yang diperkirakan memberi dampak signifikan terhadap kesehatannya.

Fibromyalgia, ditambah dengan gangguan bipolar II, dapat menjelaskan keadaan Mariah yang terlihat agak kaku dan kurang bertenaga pada panggung, sebagaimana dilaporkan oleh berbagai pengamat dan penggemarnya.

Penanganan dan Pengelolaan Fibromyalgia

Hingga kini, belum ada obat yang mampu menyembuhkan fibromyalgia secara menyeluruh. Namun, ada sejumlah pengobatan dan terapi yang dapat membantu mengendalikan gejala penyakit ini. Pendekatan terapi yang biasa direkomendasikan meliputi:

  • Penggunaan obat analgesik dan antidepresan untuk meredakan nyeri dan gangguan suasana hati.
  • Olahraga teratur yang disesuaikan untuk meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi rasa lelah.
  • Terapi bicara atau konseling untuk membantu mengelola kecemasan dan depresi.
  • Teknik relaksasi dan pengurangan stres guna meringankan tingkat keparahan gejala.

Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan fungsi sehari-hari penderitanya.

Fibromyalgia merupakan penyakit yang kompleks dan memerlukan pemahaman serta dukungan yang tepat dari keluarga, tenaga medis, dan masyarakat. Kisah Mariah Carey turut membuka perhatian publik terhadap penyakit ini, yang meski jarang dibicarakan namun sangat mempengaruhi kehidupan penderitanya dalam berbagai aspek.

Source: lifestyle.bisnis.com

Berita Terkait

Back to top button