Stunting dan wasting merupakan dua masalah gizi yang serius dialami oleh anak-anak di Indonesia. Stunting ditandai dengan pertumbuhan tinggi badan yang terhambat akibat kekurangan gizi kronis, sedangkan wasting merupakan kondisi kekurangan gizi akut yang membuat anak sangat kurus dalam waktu singkat. Kedua kondisi ini sama-sama membutuhkan perhatian khusus agar tumbuh kembang anak tetap optimal.
Pencegahan stunting dan wasting harus dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pada periode ini, pemberian asupan gizi yang tepat sangat krusial agar anak dapat mencapai pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif yang maksimal. Risiko stunting dan wasting dapat menurunkan daya tahan tubuh dan kemampuan belajar anak secara signifikan.
Penyebab dan Dampak Stunting
Stunting disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam jangka panjang, infeksi berulang seperti diare, serta kurangnya stimulasi dan kebersihan lingkungan. Ciri-ciri anak yang mengalami stunting adalah tinggi badan yang lebih pendek dari anak seusianya dan pertumbuhan yang lambat. Dampak jangka panjang stunting meliputi kemampuan belajar yang menurun dan risiko penyakit kronis di masa dewasa.
Penyebab dan Dampak Wasting
Wasting terjadi akibat penyakit infeksi berat yang mendadak, penurunan asupan makanan secara signifikan, atau krisis pangan. Anak-anak dengan wasting terlihat sangat kurus dengan otot yang mengecil, terutama pada lengan dan paha. Berat badan mereka turun drastis dalam waktu singkat, sehingga memerlukan penanganan cepat agar tidak berlanjut menjadi stunting.
Peran Nutrisi Tepat dalam Pencegahan
Memenuhi kebutuhan gizi anak dengan tepat adalah langkah utama untuk mencegah stunting dan wasting. Nutrisi yang baik membantu pertumbuhan anak dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Anak dengan nafsu makan rendah perlu mendapatkan dukungan nutrisi tambahan agar kebutuhan gizinya terpenuhi secara optimal.
Pilihan Nutrisi Tambahan yang Mendukung
Salah satu produk nutrisi tambahan yang dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak adalah Flyon Kids. Susu ini diformulasikan untuk anak usia 1 sampai 13 tahun dengan kandungan alami yang bermanfaat. Flyon Kids mengandung probiotik dan vitamin B kompleks yang menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme tubuh anak, sehingga tubuh dapat menyerap nutrisi dengan lebih baik.
Flyon Kids juga mengandung susu kambing Etawa sebagai sumber protein harian, serta ekstrak jahe dan blueberry yang dapat meningkatkan nafsu makan secara alami. Ditambah lagi, omega-3 dari ekstra ikan sidat dalam susunya bermanfaat untuk perkembangan otak dan meningkatkan daya tahan tubuh si kecil. Susu ini bebas bahan pengawet dan pemanis buatan, aman untuk dikonsumsi setiap hari, serta memiliki rasa yang disukai anak-anak.
Fakta Penting tentang Stunting dan Wasting di Indonesia
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, sekitar satu dari dua belas balita di Indonesia mengalami stunting. Sedangkan satu dari lima balita mengalami wasting. Angka tersebut menunjukkan perlunya upaya preventif yang sistematis melalui pemenuhan gizi dan perawatan kesehatan sejak dini.
Upaya pencegahan stunting dan wasting harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari keluarga, tenaga kesehatan, hingga pemerintah. Memastikan anak mendapatkan asupan makanan bergizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, serta memberikan stimulasi yang cukup adalah kunci utama dalam mendukung tumbuh kembang anak. Nutrisi tambahan seperti Flyon Kids menjadi pilihan efektif untuk anak yang sulit makan agar kebutuhan gizinya tetap terpenuhi.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




