Advertisement

10 Tingkah Penumpang Pesawat yang Sering Jadi Beban bagi Kru Kabin

Bepergian menggunakan pesawat terbang menjadi pilihan utama saat musim liburan tiba. Namun, kenyamanan dan keselamatan selama penerbangan sangat bergantung pada sikap serta kebiasaan penumpang. Ada sejumlah kebiasaan penumpang yang ternyata sangat tidak disukai oleh para pramugari dan dapat mengganggu kelancaran tugas mereka.

Memahami dan menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut bukan hanya membuat perjalanan menjadi lebih nyaman, tetapi juga menghormati tugas penting para awak kabin dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan semua penumpang. Berikut adalah 10 kebiasaan penumpang pesawat yang paling tidak disukai pramugari berdasarkan pengalaman dan penjelasan beberapa awak kabin.

1. Meminta Air Minum Saat Proses Boarding
Meminta air atau obat saat proses boarding mengganggu pramugari yang sedang sibuk memastikan seluruh langkah keselamatan berjalan lancar. Proses boarding hanya berlangsung singkat dan penuh dengan tugas keselamatan, sehingga permintaan yang tidak mendesak sebaiknya dilakukan setelah pramugari selesai menjalankan prosedur.

2. Mengabaikan Demonstrasi Keselamatan
Demonstrasi keselamatan adalah kewajiban yang harus diperhatikan semua penumpang. Meskipun terkesan membosankan, instruksi ini krusial jika terjadi keadaan darurat sehingga mengabaikannya dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain di dalam pesawat.

3. Mengabaikan Tanda Kencangkan Sabuk Pengaman
Pramugari sering menemui penumpang yang menganggap tanda sabuk pengaman hanya sebagai rekomendasi. Fakta penting, sabuk pengaman wajib dipakai saat tanda menyala untuk mencegah cedera akibat turbulensi. Mengabaikannya membahayakan keselamatan dan menyulitkan tugas kru pesawat.

4. Melepas Alas Kaki di Dalam Pesawat
Melepas sepatu atau kaus kaki di pesawat dapat menyebabkan ketidaknyamanan akibat bau dan penampakan kaki yang tidak rapi. Selain itu, lantai kabin jarang dibersihkan secara menyeluruh, sehingga bertelanjang kaki dapat membuat penumpang lain dan pramugari merasa kurang nyaman.

5. Terlalu Sering Menekan Tombol Panggilan
Penggunaan tombol panggilan harus dibatasi untuk keperluan mendesak. Saat tombol ditekan terlalu sering tanpa alasan penting, respons awak kabin terhadap penumpang yang benar-benar membutuhkan bantuan, seperti kondisi darurat medis, bisa tertunda.

6. Mengandalkan Awak Kabin untuk Mengangkat Tas Berat
Mengangkat tas berat adalah tanggung jawab penumpang sendiri. Pramugari tidak diwajibkan mengangkat bagasi karena risiko cedera dan asuransi kerja yang tidak berlaku jika mereka terluka saat melakukan tugas tersebut. Jika tas sangat berat, lebih baik menempatkannya sebagai bagasi check-in.

7. Menyentuh Pramugari Tanpa Persetujuan
Sentuhan fisik tanpa izin kepada pramugari termasuk perilaku yang sangat tidak sopan dan tidak profesional. Pramugari lebih memilih penumpang mengucapkan “permisi” atau menggunakan tombol panggilan ketika membutuhkan bantuan untuk menjaga profesionalisme dan kenyamanan bersama.

8. Mengambil Barang Langsung dari Troli
Layanan troli makanan dan minuman bukan swalayan terbuka. Penumpang sebaiknya meminta langsung kepada pramugari, bukan mengambil sendiri. Hal ini penting untuk menjaga pengendalian inventaris dan memastikan protokol kebersihan selalu diterapkan.

9. Menyerahkan Sampah Sebelum Waktunya
Menyerahkan sampah secara sembarangan bisa mengganggu jadwal pelayanan kabin. Pramugari lebih suka jika penumpang menunggu waktu pengumpulan resmi agar mereka bisa menjalankan tugas secara efektif dan menjaga kebersihan kabin dengan rapi.

10. Asal Mengganti Kursi Tanpa Izin
Pindah tempat duduk tanpa seizin awak kabin dapat menimbulkan masalah pengaturan berat dan keseimbangan pesawat. Hal ini juga mengganggu administrasi tempat duduk dan prioritas keselamatan. Pramugari berhak meminta kamu kembali ke kursi semula demi faktor keselamatan bersama.

Mematuhi aturan dan etika di atas sangat penting agar penerbangan berjalan aman dan nyaman. Pramugari bertugas bukan hanya melayani, tetapi juga mengutamakan keselamatan semua penumpang. Dengan menghormati tugas mereka dan menghindari kebiasaan yang tidak disukai, perjalanan udara bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan lancar. Selamat terbang dan selalu perhatikan aturan demi keselamatan bersama.

Berita Terkait

Back to top button