Pilihan Furnitur: Keunggulan dan Kekurangan Antara Produk Custom dan Siap Pakai

Memilih antara furnitur custom dan furnitur jadi menjadi pertimbangan penting dalam proses mendekorasi rumah. Pilihan ini tak hanya soal estetika, tapi juga menyangkut kebutuhan ruang, budget, dan fungsi yang ingin dicapai. Furnitur ready stock biasanya tersedia langsung dan memiliki harga lebih terjangkau, sehingga menjadi opsi praktis untuk mereka yang membutuhkan solusi cepat.

Menurut Desainer Interior Annisa Nisrina, furnitur ready stock dapat menjadi pilihan ekonomis bagi konsumen yang memiliki keterbatasan anggaran. “Kalau ada pertimbangan budget, furnitur ready stock biasanya menawarkan harga yang lebih murah dibanding furnitur custom,” jelasnya. Selain itu, furnitur pabrikasi tidak memerlukan waktu lama karena produk sudah siap sehingga cocok bagi yang tidak ingin menunggu lama.

Keuntungan Furnitur Ready Stock

  1. Harga lebih terjangkau dibandingkan custom.
  2. Produk langsung tersedia tanpa menunggu proses produksi.
  3. Praktis dan mudah didapatkan di toko.
  4. Tidak perlu repot memikirkan detail desain yang rumit.

Namun, ada kekurangan jika menggunakan furnitur ready stock. Kesesuaian ukuran dengan ruangan terkadang tidak pas atau kurang personal. Annisa menambahkan, “Kalau beli furniture custom, desain dan konsep memang bisa menyesuaikan dengan bentuk ruang. Tapi kalau ada perbedaan kecil, ternyata ukurannya beda, prosesnya jadi lebih repot.”

Keunggulan Furnitur Custom

Furnitur custom menawarkan keleluasaan dalam memilih desain, ukuran, material, dan fungsi sesuai kebutuhan dan preferensi pelanggan. Desainer interior Fidya Rahmawanti menjelaskan, “Furnitur custom biasanya lebih awet karena materialnya bisa menyesuaikan keinginan. Misalnya, furnitur pabrikan pakai particle board, sedangkan custom bisa pakai plywood yang lebih tahan lama.” Produk ini bisa disesuaikan agar mendukung estetika dan fungsi ruang dengan lebih optimal.

Hal-hal Positif Custom

  1. Menyesuaikan desain dan ukuran ruangan secara presisi.
  2. Bisa memilih material dan kualitas sesuai kebutuhan.
  3. Produk lebih tahan lama dan berpotensi memberikan nilai estetika lebih tinggi.
  4. Biasanya disertai dengan garansi produk sehingga jika ada cacat bisa diklaim.

Namun, furnitur custom juga memiliki sisi kurang praktis. Proses produksi memakan waktu cukup lama dan biaya biasanya lebih tinggi. Pelanggan harus rela menunggu pembuatan dari awal hingga selesai, serta memilih jasa yang terpercaya untuk menghindari hasil tidak sesuai harapan.

Memilih Mana yang Lebih Baik?

Pilihan antara furnitur ready stock dan custom harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Jika menginginkan solusi cepat dengan budget terbatas, furnitur ready stock adalah opsi yang cocok. Namun jika mengutamakan kesesuaian desain, kualitas material, dan personalisasi, furnitur custom bisa lebih worth it.

Dalam beberapa situasi, jasa desainer interior bisa membantu memastikan hasil yang sesuai dengan konsep dan fungsi ruangan yang diinginkan. Sebaliknya, jika memilih produk siap pakai, penting untuk mengecek kualitas agar tidak kecewa setelah pembelian.

Memahami perbedaan, kelebihan, dan kekurangan kedua jenis furnitur ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas untuk membuat keputusan yang tepat untuk hunianmu. Semoga penjelasan ini membantu dalam menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup kamu!

Exit mobile version