Kenali Bahaya Tidur dengan Kepala Menyandar di Jendela Pesawat saat Terbang

Banyak penumpang pesawat memilih kursi dekat jendela karena menawarkan pemandangan yang menarik dan tempat nyaman untuk bersandar. Namun, kebiasaan tidur dengan bersender pada jendela pesawat sebenarnya berisiko bagi kesehatan.

Menurut informasi dari Reader’s Digest, permukaan jendela pesawat menjadi salah satu tempat yang paling banyak terkontaminasi kuman. Hal ini disebabkan penumpang yang sering menyeka batuk atau bersin di sekitar area tersebut, sehingga kuman mudah menempel dan berkembang biak.

Kursi di dekat jendela adalah sarang virus dan bakteri
Para ahli mikrobiologi mengungkapkan bahwa berbagai kuman berbahaya melekat di permukaan jendela pesawat. Profesor Karen Duus dari Universitas Tauro menyebutkan keberadaan bakteri Staphylococcus aureus, virus influenza A, hingga MRSA yang sangat resisten terhadap antibiotik. Kondisi ini membuat jendela menjadi sumber infeksi yang potensial.

Risiko infeksi saluran pencernaan meningkat
Selain infeksi pernapasan dan kulit, bakteri di jendela pesawat juga berisiko menyebabkan infeksi saluran pencernaan. Dr. Long menjelaskan bahwa bakteri seperti Norovirus yang menempel pada permukaan tersebut dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare dan muntaber. Penularan terjadi bila penumpang lupa mencuci tangan sebelum makan setelah menyentuh jendela.

Dampak pada kesehatan kulit dan saluran pernapasan
Menempelkan tubuh pada jendela pesawat membuat kuman mudah berpindah ke kulit dan juga dapat masuk ke saluran pernapasan melalui tangan atau kontak dengan mata dan mulut. Kebiasaan ini berpotensi memicu infeksi kulit serta masalah saluran pernapasan yang mengganggu kesehatan selama dan setelah penerbangan.

Tips menjaga kebersihan saat di pesawat

  1. Hindari menyender tubuh pada jendela pesawat selama penerbangan.
  2. Cuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah makan.
  3. Jaga kebersihan wajah dengan tidak mengucek mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
  4. Gunakan tisu atau kain bersih saat batuk dan bersin, lalu buang dengan benar.
  5. Pilih posisi duduk yang lebih aman jika memungkinkan, seperti kursi tengah atau lorong.

Dari berbagai risiko tersebut, sebaiknya penumpang tidak memanjakan dirinya dengan bersender di jendela saat tidur di pesawat. Menjaga kebersihan dan menghindari kontak langsung dengan area yang rawan kontaminasi dapat membantu mengurangi risiko terkena berbagai infeksi selama dalam perjalanan udara. Selalu ingat bahwa kebersihan adalah kunci utama kesehatan di tempat umum, termasuk pesawat terbang.

Exit mobile version