Advertisement

6 Keuntungan Jalan Kaki Santai Usai Makan untuk Kesehatan Tubuh Anda

Perut yang kenyang sering membuat banyak orang malas bergerak dan memilih duduk atau tidur setelah makan. Namun, kebiasaan berjalan kaki santai setelah makan sebenarnya memberikan manfaat kesehatan yang signifikan bagi tubuh, tidak hanya membantu mengurangi berat badan.

Berjalan kaki ringan setelah makan dapat membantu menjaga kesehatan dengan berbagai cara. Para ahli dari Eating Well dan Very Well Health mengungkap bahwa aktivitas sederhana ini sangat bermanfaat jika dilakukan secara rutin.

1. Mendukung Penurunan Berat Badan
Jalan kaki santai setelah makan merupakan olahraga ringan yang efektif untuk menurunkan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki selama 25 menit sebanyak dua kali sehari lebih efektif membakar kalori dan mengurangi lingkar perut dibandingkan berjalan 50 menit sekali sehari.

2. Melancarkan Sistem Pencernaan
Gerakan berjalan setelah makan merangsang aktivitas lambung dan usus sehingga makanan dapat lebih cepat dicerna. Studi mengonfirmasi berjalan kaki selama 10-15 menit setelah makan dapat mengurangi rasa kembung, sembelit, dan ketidaknyamanan pencernaan.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki selama 10 menit setelah makan sebanyak tiga kali sehari dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol LDL. Hal ini membantu mengurangi risiko stroke dan serangan jantung, sesuai pedoman aktivitas fisik yang direkomendasikan ahli kesehatan.

4. Menurunkan Kadar Gula Darah
Berjalan kaki usai makan juga membantu mengendalikan kadar gula darah. Ahli diet Chrissy Carroll menjelaskan bahwa aktivitas ini mencegah lonjakan gula darah, mendukung respon glikemik yang lebih baik pada penderita dan bukan penderita diabetes.

5. Memperbaiki Kualitas Tidur
Rutin berjalan santai setelah makan berpengaruh pada kualitas tidur. Data menunjukkan orang yang berjalan lebih dari 7.000 langkah per hari melaporkan tidur lebih nyenyak dan lebih cepat tertidur dibandingkan yang kurang beraktifitas.

6. Meningkatkan Suasana Hati
Jalan kaki singkat dapat merangsang pelepasan hormon serotonin, dopamin, dan endorfin yang berperan dalam meningkatkan suasana hati. Olahraga ringan ini bahkan dapat mengurangi risiko depresi hingga 25 persen jika dilakukan sekitar 2,5 jam per minggu.

Tips Berjalan Kaki Setelah Makan
Idealnya, berjalan kaki dilakukan setelah jeda sekitar 30 menit hingga satu jam setelah makan besar. Durasi ini cukup untuk menghindari ketidaknyamanan pencernaan. Kamu bisa berjalan santai di sekitar rumah atau menggunakan treadmill sambil melakukan aktivitas menyenangkan seperti mendengarkan podcast.

Melakukan jalan kaki santai secara rutin setelah makan membentuk kebiasaan sehat yang mudah diterapkan. Selain meningkatkan fungsi tubuh, aktivitas ini juga bisa menjadi momen relaksasi ringan yang menyenangkan. Jadi, mulai dari sekarang, cobalah berjalan kaki setelah makan agar lebih sehat dan bugar.

Berita Terkait

Back to top button