Advertisement

Polisi Tangkap 8 Pelaku Judi Sabung Ayam, Sita Ayam Bangkok dan Arena di Lokasi Tersebut

Polisi di Kabupaten Konawe berhasil menggerebek arena judi sabung ayam di Desa Watulawu, Kecamatan Amonggedo. Operasi penindakan dilakukan pada malam hari dan berhasil menangkap delapan pelaku yang terdiri dari beberapa warga Konawe dan Kendari.

Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas perjudian ilegal tersebut. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, polisi bergerak cepat dan menangkap pelaku saat masih berada di lokasi.

Detail Penangkapan dan Barang Bukti

Pada eksekusi, polisi menyita lima ekor ayam bangkok yang digunakan dalam sabung ayam. Selain itu, dua arena atau ring sabung ayam juga diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp1 juta yang diduga berasal dari hasil taruhan.

Delapan pelaku yang diamankan adalah DK (40), HA (24), EW (41), SP (45), AM (53), TH (40), IA (43), dan BN (41). Mereka kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Konawe guna proses penyidikan lebih lanjut.

Langkah Penegakan Hukum oleh Polres Konawe

Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Taufik Hidayat, menyatakan bahwa semua pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Mereka disangkakan melanggar Pasal 303 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP tentang tindak pidana perjudian. Pemeriksaan masih berlangsung untuk melengkapi administrasi penyidikan.

Penindakan ini merupakan bagian dari operasi “Sikat Anoa 2025” yang dilaksanakan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Fokus utama operasi ini selain perjudian adalah narkoba, senjata api, bahan peledak, senjata tajam, dan kejahatan jalanan.

Dampak dan Komitmen Kepolisian

Keberhasilan penggerebekan ini diharapkan dapat meredam praktik perjudian yang mengganggu ketertiban masyarakat. AKP Taufik menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga Konawe selama masa libur besar.

Pihak kepolisian selain menangkap pelaku juga meningkatkan pengawasan di wilayah rawan praktik ilegal. Hal ini dilakukan untuk mencegah kembali munculnya kegiatan sabotage yang merugikan masyarakat luas.

Pentingnya pengawasan dan pelaporan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan operasi. Polisi mengimbau warga tetap aktif melaporkan segala bentuk kegiatan mencurigakan agar penegakan hukum berjalan efektif dan berdampak positif pada keamanan daerah.

Berita Terkait

Back to top button