Advertisement

Gua Belanda Bandung: Fakta Sejarah, Mitos Menarik, dan Rekomendasi Aktivitas Seru

Gua Belanda di Bandung merupakan situs sejarah yang menarik untuk dikunjungi pada tahun 2025. Gua ini dibangun pada tahun 1923 saat masa penjajahan Belanda sebagai tempat perlindungan dan penyimpanan militer. Lokasinya berada di kawasan pegunungan Dago Pakar yang strategis dan kini menjadi destinasi wisata yang menyuguhkan kombinasi sejarah, alam, dan aktivitas menarik.

Sejarah Gua Belanda Bandung
Gua Belanda awalnya berfungsi sebagai bunker militer dengan panjang lorong sekitar 144 meter dan memiliki 15 cabang lorong. Selain itu, gua ini pernah digunakan sebagai jalur Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bengkok pada tahun 1918 serta pusat radio komunikasi militer Hindia Belanda. Struktur gua yang dibangun dengan teknik pemahatan batu dan lapisan beton yang kuat masih kokoh hingga saat ini.

Setelah kemerdekaan Indonesia, fungsi militer gua dihentikan dan diambil alih oleh pemerintah kota Bandung. Gua ini kemudian dibuka untuk umum sebagai tempat wisata edukasi sejarah dan budaya, menjaga nilai sejarahnya sekaligus memberi ruang untuk pecinta wisata alam dan fotografi.

Daya Tarik Gua Belanda
Beberapa daya tarik utama di Gua Belanda meliputi:

  1. Arsitektur Kolonial yang Masih Kokoh
    Struktur batu dan beton asli dari tahun 1920-an masih terawat baik, memperlihatkan keunggulan teknik zaman dahulu.

  2. Lorong Gua yang Misterius dan Panjang
    Pengunjung dapat berjalan menyusuri lorong yang gelap dan sejuk, memberikan pengalaman menegangkan sekaligus edukatif.

  3. Pameran Informasi Sejarah
    Tersedia papan informasi dan area pameran yang menjelaskan fungsi dan cerita sejarah gua ini secara detail.

  4. Pemandangan Alam yang Menyegarkan
    Sebelum dan sesudah menjelajah gua, wisatawan dapat menikmati udara sejuk dan panorama kota Bandung dari ketinggian Dago.

  5. Sisa Fungsi PLTA dan Radio Militer
    Struktur ruangan asli seperti ruang istirahat tentara dan ruang radio masih dapat ditemukan, menambah nilai historis.

  6. Pintu-Pintu Bersejarah dan Spot Foto Vintage
    Pintu besi dan kayu khas Belanda yang masih ada menjadi objek foto menarik bagi pengunjung.

Mitos “Lada” di Dalam Gua Belanda
Gua Belanda juga terkenal dengan mitos seputar kata “lada”. Konon, pengucapan kata ini di dalam gua dapat memicu kejadian mistis seperti suara aneh, sensasi disentuh, hingga penampakan. Meski tidak ada bukti ilmiah yang mendukung, suasana gua yang gelap dan dingin sering membuat pengunjung merasa merinding saat mencoba mengucapkannya. Pengunjung disarankan untuk tetap menjaga sopan santun dan menghormati pengunjung lain ketika berada di tempat ini.

Rute Menuju Gua Belanda Bandung
Gua Belanda terletak di dalam Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda, Dago Pakar. Ada dua rute utama yang bisa dipilih:

  • Dari Kota Bandung:
    Mulai dari Alun-Alun Bandung atau Stasiun Bandung menuju Jalan Ir. H. Djuanda lalu terus ke utara memasuki kawasan Dago Pakar. Setelah melewati gerbang Tahura, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 1,5 km atau menggunakan sepeda/ojek lokal.

  • Dari Lembang:
    Mengambil jalur via Jalan Kolonel Masturi ke Dago Pakar melalui Punclut atau Ciumbuleuit. Masuk ke Tahura lewat pintu utama dan ikuti petunjuk menuju gua.

Taman Hutan Raya menyediakan area parkir yang cukup untuk kendaraan pribadi, sehingga pengunjung tidak kesulitan meninggalkan kendaraan.

Jam Buka dan Harga Tiket Gua Belanda Tahun 2025
Gua Belanda buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuk yang berlaku pada 2025 adalah sebagai berikut:

  1. Tiket masuk Tahura: Rp20.000 untuk wisatawan lokal dan Rp76.000 untuk wisatawan mancanegara.
  2. Tiket masuk Gua Belanda: Rp10.000 per orang.
  3. Parkir motor: Rp5.000.
  4. Parkir mobil: Rp10.000.

Dengan total sekitar Rp35.000, pengunjung lokal menggunakan motor dapat menikmati pengalaman lengkap di kawasan ini.

Aktivitas Seru di Gua Belanda
Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di Gua Belanda meliputi:

  1. Menjelajah lorong gua dengan menggunakan senter atau flashlight dari ponsel.
  2. Berburu foto Vintage dan mistis dengan cahaya alami gua.
  3. Piknik santai di area luar gua sambil menikmati suasana alam hijau.
  4. Mengikuti tur sejarah dengan pemandu lokal untuk cerita yang lebih mendalam.
  5. Membeli oleh-oleh khas Bandung di kios dekat gerbang Tahura.

Wisata Sekitar Gua Belanda
Selain Gua Belanda, area Tahura juga memiliki objek menarik lain seperti Gua Jepang yang bersejarah dan jalur trekking hutan pinus. Untuk wisata yang lebih kekinian, Dago Dream Park cukup dekat dan menawarkan wahana serta spot foto menarik.

Gua Belanda Bandung menjadi destinasi wisata lengkap yang menggabungkan nilai sejarah, keindahan alam, dan budaya lokal. Pada 2025, akses semakin mudah dan harga tiket masih terjangkau, membuatnya pilihan favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin merasakan pengalaman berbeda di kota kembang ini.

Berita Terkait

Back to top button