Waspada! 5 Kesalahan Packing yang Sering Bikin Liburan Jadi Repot dan Tidak Nyaman

Packing menjadi tahap penting yang sering diremehkan sebelum traveling. Padahal, cara kamu mengemas barang bisa sangat memengaruhi kenyamanan selama perjalanan. Banyak traveler yang sudah menyiapkan itinerary dan outfit kece, tapi akhirnya stres karena koper berantakan atau barang penting tertinggal.

Kesalahan packing biasanya terjadi karena terburu-buru, kurang persiapan, atau terlalu percaya diri meski sudah sering traveling. Akibatnya, koper menjadi berat, isi koper berantakan, dan kamu harus repot mencari barang saat dibutuhkan. Berikut ini lima kesalahan packing yang paling sering dilakukan dan harus dihindari supaya perjalananmu lebih nyaman dan bebas drama.

1. Membawa Terlalu Banyak Barang
Kesalahan paling umum adalah overpacking, yaitu membawa barang secara berlebihan. Banyak traveler merasa takut kekurangan barang dan akhirnya membawa semua pakaian dan perlengkapan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Koper jadi sangat berat dan menyulitkan saat dibawa, terutama jika bepergian dengan pesawat yang memiliki batas berat bagasi. Menurut berbagai tips packing, sebagian besar barang yang dibawa saat traveling justru tidak terpakai sama sekali. Solusinya adalah membuat daftar barang yang benar-benar dibutuhkan dan menyesuaikannya dengan durasi serta tujuan perjalanan agar lebih efisien.

2. Tidak Menyesuaikan Barang dengan Destinasi
Setiap destinasi punya karakteristik berbeda yang harus diperhatikan saat packing. Cuaca, budaya, dan aktivitas di tempat tujuan menentukan barang apa saja yang perlu dibawa. Misalnya, memakai pakaian tebal di daerah tropis tentu membuat tidak nyaman.

Selain itu, penting juga menghormati budaya lokal dengan membawa pakaian yang sesuai aturan setempat. Lupa mengecek kondisi cuaca atau kebiasaan warga di destinasi bisa membuat kamu kurang siap dan mengganggu kenyamanan liburan. Oleh karena itu, lakukan riset singkat tentang tempat tujuan sebelum mulai mengemas barang.

3. Menggabungkan Semua Barang dalam Satu Ruang
Kebiasaan memasukkan seluruh barang ke dalam koper tanpa pengelompokan membuat isi koper cepat berantakan. Pakaian bercampur dengan perlengkapan mandi, charger, dan aksesoris dapat menyulitkan mencari barang saat dibutuhkan.

Pengelompokan barang dengan organizer atau tas kecil terbukti efektif agar isi koper tetap rapi. Cara ini membantu menghemat waktu dan tenaga karena kamu tidak perlu membongkar seluruh koper hanya untuk mencari satu benda kecil saja.

4. Kurang Memperhatikan Keamanan Barang Cair
Seringkali barang cair seperti sabun, shampoo, skincare, atau parfum tidak dikemas dengan benar. Akibatnya, botol bocor dan merusak isi koper lainnya. Kesalahan ini biasanya terjadi karena lupa mengecek tutup botol atau tidak menggunakan pembungkus anti bocor.

Tips penting dari para ahli packing adalah selalu menyimpan barang cair dalam wadah tertutup rapat. Selain itu, bungkus dengan plastik dan taruh dalam tas bersegel khusus agar mencegah tumpahan selama perjalanan.

5. Tidak Melakukan Pengecekan Ulang Sebelum Berangkat
Salah satu kesalahan fatal adalah melewatkan final check sebelum berangkat. Mengecek ulang isi koper sangat penting untuk memastikan semua barang penting sudah ada, mulai dari dokumen, identitas, tiket, hingga barang pribadi.

Kebiasaan sederhana ini bisa mencegah kejadian seperti tertinggal paspor atau dompet yang berdampak buruk selama traveling. Meluangkan waktu beberapa menit sebelum meninggalkan rumah sangat dianjurkan agar perjalanan lancar dan tenang.

Packing yang rapi dan terencana bukan hanya masalah estetika, tapi juga soal kenyamanan dan ketenangan selama perjalanan. Dengan menghindari lima kesalahan umum di atas, kamu bisa menikmati liburan dengan lebih fokus pada pengalaman bukan masalah barang bawaan.

Ingat, persiapan yang matang adalah kunci perjalanan menyenangkan dan minim hambatan. Jadi, sebelum menutup koper, pastikan kamu sudah packing dengan bijak dan cermat sesuai kebutuhan perjalanan.

Baca selengkapnya di: yoursay.suara.com
Exit mobile version