Advertisement

5 Tablet Grafik Terbaik untuk Desainer dan Ilustrator dengan Harga Terjangkau di Bawah 10 Juta

Kalau kamu serius menggeluti dunia desain grafis atau ilustrasi, tentu kehadiran alat yang tepat sangat menentukan hasil karya. Buku gambar tradisional sudah mulai tergeser dengan tablet grafis yang semakin canggih dan terjangkau. Kini, kamu bisa menikmati pengalaman menggambar digital tanpa harus menguras kantong hingga belasan juta rupiah.

Tablet grafis modern hadir dengan stylus yang responsif dan layar berkualitas tinggi, mendukung berbagai software populer seperti Procreate dan Clip Studio Paint. Selain itu, kelebihan utama tablet adalah kemampuan undo tanpa batas, layer yang tak terbatas, serta portabilitas yang memudahkan berkarya di mana saja. Berikut ini lima tablet terbaik dengan harga di bawah 10 juta rupiah yang cocok untuk desainer dan ilustrator.

Kenapa Beralih ke Tablet Digital?

Tablet memberikan kemudahan yang tidak dimiliki oleh buku gambar konvensional. Dengan fitur undo, kamu bisa memperbaiki kesalahan dengan cepat tanpa meninggalkan jejak kertas sobek atau kotor. Proses menggambar juga bisa dilakukan dalam banyak layer, sehingga setiap elemen bisa diedit tanpa merusak bagian lain.

Selain itu, tablet memungkinkan kamu membawa studio mini kemanapun pergi. Saat di kafe atau perjalanan, cukup bawa tablet dan stylus, lalu hasil karya bisa langsung dikirim digital tanpa perlu scan atau foto manual. Keunggulan ini sangat membantu kreator masa kini yang produktivitasnya harus cepat dan fleksibel.

1. Samsung Galaxy Tab S9 FE (Fan Edition)

Tablet dari Samsung ini menjadi pilihan paling value for money. S Pen yang sudah termasuk dalam paket memberikan pengalaman menggambar yang alami dan presisi. Fitur tahan air IP68 membuatnya aman digunakan saat kamu ngopi atau di ruang terbuka berawan.

Tablet ini performanya lancar buat desain multitasking, cocok untuk ilustrator yang menginginkan perangkat andal tanpa tambahan biaya stylus. Perkiraan harganya mulai dari Rp 6.499.000 untuk varian Wi-Fi, menjadikannya pilihan yang pas untuk desainer pemula hingga profesional.

2. Xiaomi Pad 6

Xiaomi Pad 6 menawarkan layar 11 inci dengan refresh rate 144Hz, membuat tampilan goresan pena sangat mulus dengan delay minimal. Performanya juga cukup kencang untuk kebutuhan desain dan animasi ringan. Harganya mulai Rp 4.999.000, namun stylus dijual terpisah dengan kisaran harga Rp 900 ribu.

Tablet ini ideal bagi mahasiswa desain atau pemula yang mengutamakan layar responsif dan budget terbatas. Keunggulan refresh rate tinggi sangat berpengaruh saat membuat ilustrasi dengan efek dinamis.

3. Lenovo Tab P11 Plus

Lenovo Tab P11 Plus adalah opsi dengan kualitas layar dan audio yang solid untuk kelasnya. Stylus Precision Pen 2 mendukung sensitifitas tekanan yang memadai untuk menggambar maupun mencatat. Harganya berkisar Rp 5 jutaan, cocok bagi desainer yang mencari tablet serba guna dengan performa stabil.

Tablet ini juga menawarkan baterai tahan lama sehingga proses kerja tidak terganggu saat sedang berkarya di luar ruangan.

4. Huawei MatePad 11

MatePad 11 dari Huawei tampil dengan refresh rate 120Hz dan dukungan M-Pencil generasi kedua. Layar IPS yang tajam dan kinerja prosesor Snapdragon cukup kuat menangani aplikasi desain populer. Harga jualnya ada di sekitar Rp 7 jutaan, cukup bersaing di segmen tablet desain.

Keunggulan lainnya adalah integrasi software yang memungkinkan perpindahan mulus antar perangkat Huawei, meningkatkan produktivitas bagi pengguna ekosistem serupa.

5. Realme Pad X

Realme Pad X memberikan layar 10,4 inci dengan stylus yang dijual terpisah namun terjangkau. Perangkat ini memiliki performa yang cukup mumpuni untuk aplikasi desain dasar dan editing ringan. Harganya mulai Rp 4 jutaan, jadi cocok untuk pemula yang baru ingin mencoba menggambar digital.

Walau di kelas entry-level, tablet ini tetap menawarkan pengalaman responsif dengan desain portabel.

Memilih tablet yang tepat untuk desain grafis dan ilustrasi sekarang tidak harus mahal. Kelima tablet di atas menawarkan fitur dan performa memadai tanpa membuat budget membengkak. Investasi pada alat digital yang tepat bisa memberikan kebebasan berkarya, hasil berkualitas, dan tentu saja efisiensi waktu yang jauh lebih baik dibanding metode tradisional. Jadi, sudah saatnya berhenti membeli buku gambar dan mulai beralih ke tablet digital!

Berita Terkait

Back to top button