Menghabiskan waktu bersama anak tidak selalu memerlukan biaya besar atau persiapan rumit. Kegiatan sederhana justru bisa menjadi momen efektif untuk memperkuat ikatan emosional sekaligus melatih kemampuan anak. Memilih aktivitas yang tepat membantu stimulasi keterampilan kognitif, emosional, dan sosial anak sejak dini.
Berikut adalah tiga ide kegiatan menarik yang layak dicoba bersama anak dari berbagai usia. Selain menyenangkan, kegiatan ini punya manfaat edukatif yang penting bagi tumbuh kembang anak.
1. Menyusun Puzzle Bersama
Menyusun puzzle melibatkan komunikasi dan kerja sama antara orang tua dan anak. Aktivitas ini memungkinkan mereka berkompetisi sehat untuk menyelesaikan gambar dengan tepat dan cepat.
Kegiatan ini melatih fokus, pengembangan logika, serta kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, koordinasi mata dan tangan anak juga terasah, disertai peningkatan kesabaran dan ketekunan. Melalui mencoba dan memperbaiki kesalahan, anak memahami bahwa kegagalan adalah bagian normal dari proses belajar. Puzzle juga membangun suasana kebersamaan yang positif antara anak dan orang tua.
2. Melukis dengan Tema Pemandangan
Melukis dapat menjadi media ekspresi yang menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak. Misalnya, anak-anak bisa diajak melukis pemandangan menggunakan warna-warna cat seperti putih, hitam, kuning tua, biru, hijau limau, dan terakota. Kegiatan ini berperan meningkatkan kreativitas sekaligus motorik halus.
Melukis juga membantu anak mengenal dan memadukan berbagai warna serta meningkatkan konsentrasi. Lebih jauh, aktivitas ini menjadi sarana mengekspresikan rasa dan emosi secara positif, sehingga mendukung kesehatan mental dan menumbuhkan rasa percaya diri.
3. Berbagi kepada Sesama
Mengajarkan anak untuk berbagi merupakan bagian penting dari pembentukan karakter. Orang tua dapat mengajak anak menyiapkan barang bantuan seperti sabun, popok, atau kebutuhan dapur untuk mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini membantu anak memahami nilai empati, kepedulian, dan rasa syukur.
Melalui praktik langsung, anak tidak hanya belajar teori, tapi juga merasakan pentingnya berbagi dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan ini mendorong anak menjadi pribadi yang peduli dan memiliki tanggung jawab sosial. Sebagai contoh, kegiatan berbagi seperti yang dilakukan oleh Aquaproof pada akhir 2025, memberi contoh nyata nilai empati kepada anak-anak.
Ketiga kegiatan tersebut memberi manfaat ganda; yakni momen kebersamaan yang bermakna dan dukungan optimal bagi perkembangan anak menjadi pribadi cerdas, kreatif, dan berempati. Aktivitas sederhana ini bisa diaplikasikan secara rutin agar tumbuh kembang anak makin seimbang dan menyenangkan.





