5 Bahan Makanan yang Lebih Sehat dan Lezat jika Dikukus daripada Direbus

Mengukus makanan kini semakin populer sebagai cara memasak yang sehat dan praktis. Berbeda dengan merebus, mengukus mampu mempertahankan lebih banyak nutrisi penting dalam bahan makanan. Hal ini karena metode kukus tidak melibatkan perendaman dalam air, sehingga vitamin dan mineral yang larut air tidak banyak hilang.

Menurut laman Health, sayuran yang direbus cenderung kehilangan vitamin C dan nutrisi larut air lainnya ke dalam air rebusan. Sebaliknya, mengukus menjaga kandungan gizi terutama vitamin dan mineral pada makanan tetap optimal. Berikut lima bahan makanan yang sebaiknya dikukus daripada direbus untuk hasil terbaik.

1. Sayuran Berdaun Hijau
Sayuran seperti sawi, bayam, dan kale sebaiknya dikukus agar kandungan mineral dan nutrisinya tidak berkurang. Metode kukus juga mengurangi rasa pahit pada sayuran ini. Tasting Table merekomendasikan mengukus sayuran berdasarkan tekstur agar tidak terlalu matang dan tetap segar.

2. Brokoli
Studi Nutrition Research menunjukkan mengukus brokoli selama 5-7 menit dapat mempertahankan nutrisi dan warna hijau cerahnya. Memasak dengan kukusan menjaga kandungan antioksidan dan vitamin dalam brokoli tetap utuh, menghasilkan rasa segar dan lezat.

3. Wortel
Mengukus wortel mempertahankan beta karoten dan rasa manis alaminya. Jika direbus terlalu lama, wortel bisa menjadi kering dan kehilangan cita rasa. Kukusan memberikan tekstur empuk tanpa menghilangkan nilai gizi penting.

4. Telur
Selain dikenal dengan telur rebus, mengukus telur memberikan hasil yang lebih konsisten dan tekstur lebih lembut. Nutrisi dalam telur tetap terjaga dengan baik, sementara proses memasak bisa diatur sehingga telur matang merata tanpa overcooked.

5. Apel
Apel sering diolah menjadi isian kue atau applesauce. Mengukus apel menjaga kelembutan dan rasa aslinya tanpa kehilangan nutrisi. Mengolah apel dengan cara ini juga memudahkan pengolahan lebih lanjut pada resep yang memerlukan apel matang.

Metode memasak dengan kukusan sangat cocok untuk gaya hidup sehat karena mampu menjaga kualitas gizi bahan makanan. Berbeda dengan rebusan yang menghilangkan nutrisi ke dalam air, mengukus menjaga semua kandungan baik tetap ada. Kamu bisa mengatur lama waktu mengukus sesuai jenis dan tekstur makanan agar hasilnya maksimal.

Sebagai catatan, mengukus juga mengurangi penggunaan minyak atau bahan tambahan yang kurang sehat. Ini menjadi nilai plus untuk penerapan pola makan bergizi dan rendah kalori. Jadi, mulai coba mengganti cara memasak dari merebus ke mengukus, terutama untuk sayuran, telur, dan buah-buahan tertentu.

Semua bahan makanan ini bisa kamu nikmati dengan rasa dan nutrisi maksimal hanya dengan mengukus. Mengadopsi metode ini juga mudah dan efisien di rumah. Dengan cara ini, upaya menjaga kesehatan melalui asupan makanan bergizi pun makin berjalan dengan lancar.

Berita Terkait

Back to top button