Advan Macha kembali hadir di pasar smartphone Indonesia dengan membawa banyak kejutan yang layak diperhitungkan. Meski sempat redup, comeback Advan menunjukkan keseriusan menghadirkan produk yang memenuhi kebutuhan pengguna kekinian.
Advan Macha bukan sekadar penyegaran biasa. Ponsel ini sudah dibekali konektivitas 5G, layar AMOLED dengan refresh rate 120 Hz, chipset MediaTek Dimensity generasi baru, dan sistem operasi berbasis Android 15. Menariknya, harga yang ditawarkan berada di kisaran Rp3 jutaan, sebuah kombinasi yang menghadirkan nilai cukup kompetitif.
Desain Elegan dan Tipis
Bodi Advan Macha sangat tipis dengan ketebalan sekitar 7,3 mm dan berat 177 gram. Desainnya mengusung konsep serba flat dengan sedikit lengkungan di frame untuk kenyamanan genggaman. Material frame yang dipakai adalah polikarbonat, wajar untuk kelas harga tersebut, namun tetap memberikan tampilan minimalis dan elegan. Saat ini, warna yang tersedia masih hitam, meskipun pengguna berharap ada opsi warna hijau khas matcha untuk memperkuat identitas produk.
Layar AMOLED 120 Hz yang Memukau
Advan Macha menggunakan layar AMOLED berukuran 6,67 inci dengan resolusi Full HD+ yang sudah mendukung refresh rate hingga 120 Hz. Pengguna dapat mengaktifkan mode adaptif antara 60 Hz hingga 120 Hz atau mengunci di 90 Hz meski mode ini tidak dinamis. Kecerahan layar pun cukup tinggi, mencapai 500 nits untuk penggunaan indoor dan mendekati 875 nits dalam simulasi outdoor. Reproduksi warna layar sangat vivid dengan cakupan warna mendekati 100% DCI-P3, ideal untuk menikmati konten multimedia.
Performa Kencang dengan MediaTek Dimensity 7060
Advan Macha menjadi salah satu smartphone pertama yang memakai chipset MediaTek Dimensity 7060 berbasis proses fabrikasi 6 nm. Dipadukan RAM 8 GB LPDDR5 dan storage 256 GB UFS 3.1, ponsel ini mampu memberikan pengalaman multitasking yang lancar. Untuk gaming, Mobile Legends berjalan stabil di 60 FPS, sementara PUBG Mobile terbatas di 40 FPS. Genshin Impact mampu dijalankan di setting terendah pada rentang 30–40 FPS, memperlihatkan performa yang cukup untuk gaming kasual.
Kualitas Kamera Memadai dengan Fitur Lengkap
Advan Macha mengandalkan kamera utama Sony IMX752 beresolusi 50 MP. Hasil foto di kondisi cahaya baik cukup memuaskan dengan detail yang cukup tajam. Tersedia juga mode Pro dan Pro Video, fitur yang jarang dijumpai di kelas ini. Namun, kualitas video masih perlu pengembangan, terutama stabilisasi yang kurang maksimal saat kondisi cahaya rendah. Kamera selfie 8 MP dapat diandalkan untuk video call dan vlogging ringan tanpa fitur khusus.
Daya Tahan Baterai dan Fitur Tambahan
Baterai berkapasitas 5000 mAh mampu bertahan seharian untuk pemakaian normal. Uji coba pemutaran video offline menunjukkan daya tahan baterai hingga lebih dari 16 jam. Fitur pengisian cepat 33W mengisi penuh baterai dalam waktu sekitar 1,5 jam. Advan Macha juga lengkap dengan dual speaker, NFC, infrared blaster, FM radio, sensor sidik jari di layar, serta Always On Display tanpa batas waktu. Sistem operasi Android 15 yang digunakan bebas iklan dan bloatware, memperkuat pengalaman pengguna yang bersih dan nyaman.
Penawaran di Kelas Harga Rp3 Jutaan
Dengan harga sekitar Rp2.999.000, Advan Macha mengambil posisi menarik di pasar smartphone kelas menengah. Meskipun performa dan kamera tidak terlalu menonjol, keunggulan desain, layar AMOLED 120 Hz, serta fitur lengkap menjadikannya produk yang sulit diabaikan. Ini membuktikan bahwa merek lokal tetap bisa bersaing dengan strategi yang matang.
Advan Macha menonjol tidak hanya dari segi hardware, melainkan juga dari pendekatan sistem operasi yang ringan tanpa iklan sehingga lebih ramah bagi pengguna sehari-hari. Merek lokal ini membuktikan bahwa kualitas dan inovasi dapat hadir tanpa harus mengorbankan harga terjangkau. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi konsumen yang mencari smartphone 5G slim dengan spesifikasi dan fitur menarik di segmen harga menengah.
Baca selengkapnya di: yoursay.suara.com