Isra Mikraj adalah peristiwa istimewa yang memperingati perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit ketujuh bertemu dengan Allah Swt. Perjalanan ini menandai turunnya perintah salat lima waktu yang menjadi rukun Islam.
Memperingati Isra Mikraj bisa memperkuat keimanan umat Muslim. Oleh karena itu, sejumlah amalan sunnah dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan sekaligus untuk meraih pahala besar dari Allah Swt. Berikut adalah tujuh amalan yang dianjurkan pada peringatan Isra Mikraj.
1. Berpuasa di Bulan Rajab
Puasa selama bulan Rajab sangat dianjurkan sebagai amalan sunnah. Rasulullah saw. bersabda dalam hadis riwayat Imam Al-Baihaqi bahwa siapa yang berpuasa sehari dalam bulan Rajab, Allah akan memberi minum dari sungai surga yang putih dan manis (HR. Bukhari Muslim). Puasa ini dilakukan dengan niat khusus puasa sunnah Rajab.
2. Memperbanyak Istighfar
Memohon ampunan kepada Allah Swt. sangat dianjurkan terutama saat Isra Mikraj. Bulan Rajab memiliki keutamaan sebagai bulan pengampunan dosa. Membaca doa Sayyidul Istighfar di pagi dan sore hari dapat membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah.
3. Melangitkan Doa
Perbanyak berdoa menjadi amalan penting ketika memperingati Isra Mikraj. Doa yang sering dilafalkan di bulan Rajab adalah:
"Allahumma baarik lana fii rojaba wa sya’bana wa ballighna Ramadan" yang artinya memohon keberkahan di bulan Rajab, Syaban, dan agar sampai pada bulan Ramadan.
4. Berzikir
Zikir merupakan amalan mengingat Allah yang dapat menenangkan hati. Zikir yang diajarkan Nabi Ibrahim kepada Nabi Muhammad saw. adalah:
"La hawla wa la quwwata illa billah" yang bermakna tiada daya dan kekuatan kecuali hanya dari Allah, menunjukkan ketergantungan penuh pada-Nya.
5. Salat Sunnah
Salat sunnah seperti hajat, taubat, witir, dan tahajud dapat dikerjakan setelah salat Magrib dan Isya pada malam Isra Mikraj. Salat ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri secara spiritual dan meningkatkan keimanan secara pribadi.
6. Membaca Salawat
Membaca salawat kepada Nabi Muhammad saw. merupakan bentuk cinta dan penghormatan. Salawat Ibrahimiyah, Al-Fatihah, dan salawat Nariyah merupakan bacaan yang dianjurkan untuk mengenang perjalanan Isra Mikraj dan mengharap syafaat Nabi.
7. Membaca Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah petunjuk hidup dan obat hati. Membaca Al-Qur’an terutama surah Al-Isra ayat 1 sangat tepat untuk mengingat kisah perjalanan Isra Mikraj. Aktivitas ini menenangkan hati sekaligus meningkatkan kesadaran spiritual.
Peringatan Isra Mikraj tidak hanya sekedar mengenang peristiwa sejarah, tetapi juga momentum memperbaharui hubungan dengan Allah dan sesama. Amalan-amalan di atas punya nilai besar dalam menambah pahala dan memperkuat ketakwaan. Setiap Muslim disunnahkan mengerjakan amalan tersebut terutama pada malam 27 Rajab, yang diperkirakan jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.
Dengan menjalankan amalan-amalan sunnah ini, umat Muslim dapat lebih memahami hikmah perjalanan agung Nabi Muhammad saw. serta menanamkan nilai spiritual yang mendalam dalam kehidupan sehari-hari. Semoga peringatan Isra Mikraj menjadi momen yang penuh berkah dan menambah keimanan bagi kita semua.
