Lantai licin di rumah sering kali menjadi penyebab utama kecelakaan terpeleset yang mengancam keselamatan penghuni, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Permukaan seperti keramik, marmer, atau granit memang memberi kesan elegan, tapi mudah menjadi licin saat basah atau terkena sabun.
Data dari beberapa studi di Amerika Serikat menunjukkan sekitar 70 persen kejadian kecelakaan di rumah berasal dari lantai yang licin atau basah. Angka ini menegaskan pentingnya pengamanan lantai sebagai langkah utama mengurangi risiko kecelakaan domestik. Berikut beberapa tips praktis untuk mencegah lantai rumah menjadi licin dan berbahaya:
1. Jaga Kebersihan dan Kekeringan Lantai
Selalu pastikan area rentan seperti kamar mandi dan dapur dalam keadaan kering. Membersihkan lantai secara rutin dari sisa sabun, minyak, atau debu sangat membantu mengurangi kelicinan.
2. Gunakan Keset Anti-Slip
Letakkan keset anti-slip pada titik-titik rawan, misalnya dekat pintu kamar mandi atau dapur. Keset ini memberikan cengkeraman tambahan yang mencegah terpeleset saat melewati area tersebut.
3. Pilih Material Lantai dengan Tekstur Anti-Selip
Jika memungkinkan, gunakan material lantai yang memiliki permukaan bertekstur atau matte agar tidak mudah licin saat terkena air.
4. Manfaatkan Gel Anti-Slip
Solusi praktis tanpa renovasi besar adalah penggunaan gel anti-slip. Gel ini dapat diaplikasikan langsung pada berbagai jenis lantai seperti keramik dan marmer tanpa mengubah penampilan aslinya. Prosesnya cukup mudah: bersihkan dan keringkan lantai, aplikasikan gel secara merata, diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air.
Edo, Kepala Divisi Marketing JIB, menyatakan bahwa produk seperti No Slipy Gel dirancang untuk meningkatkan keamanan lantai tanpa mengorbankan estetika ruangan. Produk ini menjadi pilihan ekonomis dan efektif untuk mencegah risiko terpeleset, terutama di rumah dengan aktivitas padat.
5. Pasang Handrail atau Pegangan di Area Basah
Menambahkan pegangan di kamar mandi atau tangga dapat menjadi pegangan ekstra bagi anggota keluarga saat berjalan. Ini sangat penting untuk lansia atau anak-anak agar lebih stabil dan mengurangi risiko jatuh.
6. Perhatikan Perabot dan Kabel
Pastikan tidak ada kabel yang berserakan atau perabot yang menghalangi jalur berjalan. Hal ini dapat memicu terpeleset atau terjatuh akibat tersandung benda.
Langkah-langkah ini tidak hanya memperkecil risiko kecelakaan, tetapi juga menciptakan lingkungan rumah yang lebih nyaman dan aman. Dengan perhatian yang tepat, masalah lantai licin bisa diatasi tanpa harus mengorbankan tampilan interior rumah. Generasi penghuni rumah kini bisa merasa lebih tenang bergerak dan beraktivitas sehari-hari tanpa khawatir terjatuh.
Mengadopsi praktik keamanan lantai bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan estetika, tetapi esensial dalam menjaga keselamatan setiap anggota keluarga. Penggunaan produk inovatif serta tindakan pencegahan sederhana dapat memberikan perlindungan ekstra di tempat paling penting: rumah sendiri.





