
Bagi penggemar K-Drama dan K-Pop, dessert tradisional Korea sering hadir dalam berbagai adegan. Berbeda dari dessert modern, makanan manis ini punya sejarah panjang serta bahan alami yang menyehatkan.
Dessert Korea tradisional kaya akan makna budaya dan tradisi yang dijaga turun-temurun. Berikut ini lima dessert khas Korea yang unik dan bersejarah.
1. Yakgwa
Yakgwa merupakan kue goreng yang terbuat dari tepung terigu dan minyak wijen. Setelah digoreng, kue berbentuk bulat atau bunga ini direndam dalam sirup madu manis.
Nama "yakgwa" berarti "manisan obat" karena madu dulu dianggap sebagai bahan obat alami. Yakgwa berasal dari era Silla, lebih dari 400 tahun lalu, dan dulunya hanya disajikan di istana kerajaan pada acara spesial.
Makanan ini menggunakan bahan-bahan yang dulu langka dan mahal sehingga menjadi simbol kemewahan dan penghormatan dalam berbagai perayaan musim dingin.
2. Songpyeon
Songpyeon adalah kue beras kecil berbentuk bulan sabit yang biasanya disajikan saat festival panen musim gugur, Chuseok. Kulitnya terbuat dari adonan tepung beras yang diisi dengan pasta kacang merah, madu, chestnut, atau wijen.
Rasa manis ringan dan tekstur yang kenyal dipadukan aroma pohon pinus yang halus. Warna songpyeon bisa berasal dari bahan alami seperti labu kabocha dan mugwort.
Makanan ini sangat berakar dalam budaya Korea dan menjadi simbol harapan serta keberuntungan selama perayaan panen.
3. Yaksik
Yaksik adalah kue beras ketan manis yang wajib hadir di acara-acara spesial Korea. Kombinasinya terdiri dari beras ketan kukus, madu, kacang pinus, buah jujube kering, dan kastanye.
Selain itu, yaksik direndam dalam saus coklat gelap dari gula karamel, kayu manis, kecap, dan minyak wijen sehingga menghasilkan rasa manis dan aroma rempah yang khas.
Yaksik berasal dari periode Tiga Kerajaan dan awalnya digunakan dalam ritual pemujaan leluhur. Kini, dessert ini dinikmati di berbagai perayaan keluarga dan tahun baru.
4. Injeolmi
Injeolmi adalah tteok, atau kue beras ketan yang dikukus dan ditumbuk hingga kenyal. Setelah itu, potongan kecil tteok ini diberi lapisan bubuk kering dari kedelai, kacang merah, atau wijen.
Dessert ini merupakan bagian penting dalam perayaan tradisional seperti Chuseok dan Tahun Baru Korea. Teksturnya yang khas muncul dari proses penumbukan tepung yang intensif.
Injeolmi mudah ditemukan di pasar makanan Korea dengan variasi warna, ukuran, dan citarasa yang beragam.
5. Dalgona (Ppongi)
Dalgona atau dikenal juga sebagai ppongi adalah permen tradisional yang terbuat dari gula leleh dan baking soda. Warna karamel permen ini sering dicetak berbagai bentuk seperti hati atau bintang.
Permainan klasiknya adalah memisahkan bentuk tersebut tanpa mematahkan permen. Dalgona sudah lama menjadi camilan jalanan yang digemari masyarakat Korea.
Permen yang satu ini dikenal luas setelah muncul dalam serial drama populer "Squid Game" dan kini menjadi ikon nostalgia budaya Korea.
Kelima dessert tradisional Korea ini tidak hanya menghadirkan rasa manis yang khas, tetapi juga membawa nilai sejarah serta tradisi yang terus dilestarikan. Penggunaan bahan alami dan metode pembuatan yang unik menjadikan dessert ini bagian penting dari identitas kuliner Korea.





