3 Gerai Tiffany & Co di Jakarta Disegel Bea Cukai, Intip Koleksi Perhiasan Mewah yang Ikonik

Tiga gerai Tiffany & Co di Jakarta resmi disegel oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kanwil Jakarta. Penyegelan dilakukan pada toko di Plaza Senayan, Plaza Indonesia, dan Pacific Place karena dugaan pelanggaran administrasi impor barang bernilai tinggi.

Menurut Kepala Seksi Penindakan DJBC Kanwil Jakarta, Siswo Kristyanto, langkah ini merupakan bagian dari operasi pengawasan. Petugas sedang mencocokkan stok fisik barang di gerai dengan dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang diajukan perusahaan.

Siswo menegaskan proses ini masih tahap administrasi dan sedang dalam penelitian. “Dokumen yang mereka deklarasikan harus dicocokkan terlebih dahulu dengan dokumen di pihak kami,” ujarnya. Bila ditemukan pelanggaran, sanksi akan merujuk pada Undang-Undang Kepabeanan Nomor 17 Tahun 2006.

Besaran denda administrasi yang dapat dikenakan mencapai hingga 1.000 persen dari nilai kepabeanan atau pajak impor. Siswo menambahkan bahwa saat ini baru tiga gerai yang disegel, namun kemungkinan bisa bertambah ke depannya.

Koleksi Perhiasan Mewah Tiffany & Co yang Mendunia

Di tengah isu penyegelan tersebut, banyak yang penasaran dengan produk apa yang membuat Tiffany & Co menjadi brand perhiasan mewah kelas dunia. Produk mereka meliputi berbagai kategori, seperti kalung, gelang, anting, cincin, hingga perhiasan berbahan perak dan koleksi untuk pria.

Daya tarik utama Tiffany terletak pada lini koleksi tematik yang sarat makna dan filosofi di balik desainnya. Berikut beberapa koleksi ikonik yang dikenal luas:

  1. HardWear by Tiffany
    Terinspirasi energi kota New York, desainnya bold dengan rantai besar. Koleksi ini menggambarkan kekuatan cinta dan ketangguhan, sangat cocok untuk generasi muda urban.

  2. Lock by Tiffany
    Mengadopsi desain gembok tahun 1883, koleksi ini menjadi simbol perlindungan dan komitmen. Desain minimalis namun sarat makna menjaga hal berharga dalam hidup.

  3. T by Tiffany
    Koleksi dengan motif huruf ‘T’ asal desain tahun 1975 ini merefleksikan potensi tanpa batas dan semangat urban. Ciri khasnya adalah garis tegas yang saling berpotongan.

  4. Knot by Tiffany
    Mengambil inspirasi dari pita tahun 1889, simbol ikatan yang kuat dan hubungan tak terpisahkan terpancar dalam desain simpulnya yang elegan dan romantis.

  5. Bird on a Rock
    Dirancang oleh Jean Schlumberger pada 1965, koleksi bros ini melambangkan keceriaan dan optimism. Kini hadir dalam berlian dan batu mulia kelas dunia.

  6. Sixteen Stone
    Diperkenalkan 1959, motifnya menyerupai jahitan silang berdasarkan latar belakang tekstil keluarga sang desainer. Maknanya adalah kekuatan cinta saling menopang.

  7. Elsa Peretti®
    Koleksi dengan desain organik dan sculptural yang sensual namun modern. Desainnya tetap relevan lintas generasi.

  8. Return to Tiffany®
    Ikonik dengan heart tag legendaris, terinspirasi dari gantungan kunci tahun 1966, melambangkan warisan dan nilai klasik merek.

Selain delapan koleksi utama tersebut, Tiffany juga memiliki barisan koleksi lain seperti Tiffany 1837, Paloma Picasso®, Tiffany Victoria®, Tiffany Keys, hingga kolaborasi dengan Pharrell Williams dalam Tiffany Titan.

Operasi Bea Cukai dan Pengawasan Barang Bernilai Tinggi

Penyegelan gerai perhiasan ini dilakukan dengan tujuan mengawasi produk-produk kategori high value goods. DJBC ingin memastikan semua barang impor telah tercatat dan dilaporkan dengan benar sesuai regulasi.

Siswo menegaskan DJBC mengutamakan sanksi administratif dan menghindari ranah pidana. Fokus utama adalah optimalisasi penerimaan negara dari kepatuhan pelaporan impor.

Masyarakat pun menantikan kelanjutan dari proses pemeriksaan ini. Bila nantinya proses selesai dan terpenuhi persyaratannya, diduga gerai Tiffany & Co akan dapat kembali beroperasi.

Lampu sorot kini bukan hanya tertuju pada penyegelan, tapi juga kemewahan dan filosofi mendalam dari koleksi perhiasan Tiffany & Co yang telah mengukir reputasi global selama bertahun-tahun. Keunikan desain dan cerita di balik setiap produk membuat brand ini tetap menjadi simbol prestise dan gaya hidup mewah.

Baca selengkapnya di: www.suara.com

Berita Terkait

Back to top button