Banyak mahasiswa bermimpi bisa bekerja sesuai jurusan kuliah yang mereka pilih. Namun kenyataannya, tidak sedikit lulusan yang justru merasa menyesal setelah terjun ke dunia kerja.
Hal ini terungkap dalam survei yang dilakukan perusahaan bursa kerja asal Amerika Serikat, ZipRecruiter Inc. Survei tersebut melibatkan 1.500 lulusan universitas yang sedang mencari pekerjaan pada 2022.
Ekonom ZipRecruiter, Sinem Buber, menjelaskan bahwa saat kuliah para responden memang tertarik dengan bidang yang dipilih. Namun setelah lulus, mereka menghadapi realitas gaji yang tidak sesuai ekspektasi.
“Saat kita lulus, kenyataan akan datang. Saat Anda hampir tidak bisa membayar tagihan Anda, gaji Anda mungkin menjadi lebih penting,” ujar Buber, dikutip dari CNBC Internasional, Minggu 4 Januari 2025.
Temuan ini menunjukkan bahwa faktor finansial menjadi pertimbangan utama setelah seseorang masuk dunia kerja. Ketika kebutuhan hidup meningkat, pilihan jurusan pun dinilai kembali dari sisi prospek penghasilan.
Daftar 10 Jurusan Kuliah Paling Disesali Setelah Lulus
Berikut daftar jurusan yang paling banyak disesali lulusan berdasarkan hasil survei tersebut.
1. Jurnalisme
Jurusan ini menempati posisi teratas sebagai yang paling disesali. Sebanyak 87 persen responden dari bidang ini mengaku menyesal setelah lulus.
2. Sosiologi
Sebanyak 72 persen lulusan Sosiologi merasa pilihan mereka kurang menguntungkan dari sisi karier. Tantangan utamanya adalah terbatasnya peluang kerja dengan gaji kompetitif.
3. Seni
Jurusan Seni juga mencatat angka penyesalan sebesar 72 persen. Banyak lulusan menghadapi persaingan ketat dan pendapatan yang tidak stabil.
4. Komunikasi
Sebanyak 64 persen lulusan Komunikasi mengaku menyesal. Meski bidang ini luas, tidak semua posisi menawarkan gaji tinggi di awal karier.
5. Pendidikan
Jurusan Pendidikan berada di angka 61 persen. Profesi guru dianggap mulia, tetapi sebagian lulusan merasa kompensasi finansial belum sebanding dengan tanggung jawab.
6. Manajemen Marketing dan Riset
Sebanyak 60 persen lulusan bidang ini menyatakan penyesalan. Dunia pemasaran dinilai kompetitif dengan target tinggi dan tekanan kerja besar.
7. Pendamping Medis
Jurusan Pendamping Medis mencatat 56 persen tingkat penyesalan. Sebagian lulusan merasa peluang kenaikan gaji dan jenjang karier terbatas.
8. Ilmu Politik dan Pemerintahan
Sebanyak 56 persen lulusan Ilmu Politik dan Pemerintahan merasa kurang puas dengan prospek kariernya. Lapangan kerja di sektor ini dinilai tidak selalu terbuka luas.
9. Biologi
Jurusan Biologi berada di angka 52 persen. Lulusan sering kali membutuhkan pendidikan lanjutan untuk memperoleh pekerjaan dengan penghasilan lebih tinggi.
10. Sastra Inggris
Sebanyak 52 persen lulusan Sastra Inggris mengaku menyesal. Meski kemampuan bahasa Inggris penting, peluang kerja spesifik di bidang ini dinilai tidak selalu menjanjikan gaji besar.
Berikut ringkasan data survei dalam bentuk tabel:
| No | Jurusan | Persentase Penyesalan |
|---|---|---|
| 1 | Jurnalisme | 87 persen |
| 2 | Sosiologi | 72 persen |
| 3 | Seni | 72 persen |
| 4 | Komunikasi | 64 persen |
| 5 | Pendidikan | 61 persen |
| 6 | Manajemen Marketing dan Riset | 60 persen |
| 7 | Pendamping Medis | 56 persen |
| 8 | Ilmu Politik dan Pemerintahan | 56 persen |
| 9 | Biologi | 52 persen |
| 10 | Sastra Inggris | 52 persen |
Survei ini tidak berarti jurusan tersebut tidak memiliki masa depan. Namun data tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara ekspektasi saat kuliah dan realitas pasar kerja setelah lulus.
Bagi calon mahasiswa, hasil survei ini dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum menentukan jurusan. Selain minat dan bakat, prospek kerja dan potensi penghasilan juga menjadi faktor penting dalam merencanakan masa depan.
