Bangun sahur mendekati waktu imsak kerap membuat pekerja sibuk merasa panik dan memilih melewatkan santapan, hanya mengonsumsi air putih saja. Padahal, sahur berperan penting sebagai sumber energi yang menopang stamina selama berpuasa seharian.
Meski waktu terbatas, asupan makanan bergizi tetap diperlukan agar tubuh tidak cepat lemas atau dehidrasi saat beraktivitas. Berikut lima rekomendasi menu sahur praktis dan cepat saji yang dapat disiapkan kurang dari 10 menit saat bangun mepet waktu imsak.
1. Telur
Telur adalah sumber protein yang murah, mudah diolah, dan cepat saji. Anda dapat memasak telur secara sederhana seperti direbus, diceplok, atau dibuat orak-arik. Protein dari telur membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga cocok untuk menjaga energi sepanjang hari berpuasa.
Jika waktu masih memungkinkan, tambahkan sayuran beku atau sosis untuk variasi dan menambah cita rasa. Cocok bagi pekerja sibuk yang ingin sahur bernutrisi namun tanpa repot.
2. Oatmeal Instan
Untuk sahur yang sangat mepet, oatmeal instan sangat praktis karena hanya perlu diseduh dengan air panas atau susu. Oatmeal kaya serat beta-glucan yang memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lama.
Indeks glikemik yang rendah pada oatmeal juga menjaga kestabilan energi dan mengurangi risiko sugar crash sepanjang hari. Selain itu, oatmeal aman dikonsumsi bagi penderita asam lambung, menjadikannya pilihan sehat untuk sahur.
3. Roti Gandum dengan Selai Kacang
Roti gandum menyediakan karbohidrat kompleks dan serat yang menopang tenaga berpuasa. Tanpa perlu memasak, Anda cukup mengoleskan selai kacang atau keju sebagai sumber lemak sehat dan protein tambahan.
Jika roti gandum tidak tersedia, roti tawar biasa juga masih dapat memenuhi kebutuhan energi sebagai cadangan saat kondisi darurat. Menu ini menghemat waktu dan mudah dibawa jika sahur dilakukan di luar rumah.
4. Makanan Kaleng atau Frozen Food
Stok makanan beku seperti nugget, sosis, atau makanan kaleng seperti sarden dan kornet sangat membantu saat waktu sahur mepet. Cukup panaskan sebentar di wajan untuk hidangan gurih dan cepat siap santap.
Namun penting diingat, hindari memakai terlalu banyak bumbu atau kuah asin agar tidak menimbulkan rasa haus berlebihan ketika puasa. Penggunaan secukupnya akan menjaga hidrasi tubuh tetap baik.
5. Kurma dan Susu
Ketika benar-benar tidak sempat memasak, konsumsi cepat 3 butir kurma dan segelas susu bisa menjadi pengganti sahur yang bernutrisi. Kurma mengandung gula alami dan karbohidrat kompleks yang memberikan energi instan serta tahan lama.
Susu menambah asupan protein dan cairan yang membantu hidrasi sepanjang hari. Kombinasi ini juga sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW dan bermanfaat untuk mencegah dehidrasi berkat kandungan kalium dalam kurma.
Pemilihan menu sahur cepat saji seperti kelima rekomendasi tersebut sangat ideal bagi pekerja sibuk yang waktunya terbatas saat bangun sahur. Pastikan juga menghindari makanan yang terlalu asin agar puasa tidak terganggu rasa haus berlebihan. Nutrisi yang tepat di sahur memegang peran krusial untuk menjaga produktivitas dan kesehatan sepanjang Ramadan.
Baca selengkapnya di: www.suara.com






