7 Makanan dan Minuman Berbahaya Saat Buka Puasa dan Sahur, Hindari Ini Agar Puasa Tidak Lemas dan Ganggu Kesehatan Kamu

Memilih jenis makanan dan minuman saat buka puasa dan sahur sangat penting agar tubuh tetap bugar dan energi terjaga sepanjang hari. Setelah seharian berpuasa, tak jarang kita tergoda untuk mengonsumsi berbagai makanan yang sebenarnya kurang baik jika berlebihan. Namun, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari agar puasa dapat berjalan lancar dan tubuh tetap sehat.

Karbohidrat Sederhana atau Olahan

Karbohidrat sederhana seperti nasi putih dalam porsi besar, roti manis, kue-kue, dan minuman manis memang cepat memberi energi. Melansir dari Healthline, konsumsi berlebihan jenis karbohidrat ini bisa menyebabkan kenaikan gula darah drastis kemudian turun cepat. Efeknya, tubuh menjadi lemas dan cepat merasa lapar kembali. Sebagai alternatif, pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang rebus, atau oatmeal saat sahur untuk energi yang tahan lama.

Gorengan dan Makanan Berlemak

Gorengan umumnya mengandung lemak jenuh tinggi dan minyak yang sudah dipakai berulang kali. Menurut Okadoc, makanan berminyak dapat membuat sistem pencernaan yang sensitif saat puasa menjadi “kaget”. Akibatnya, perasaan begah, mual, dan rasa kantuk berlebihan biasanya muncul. Selain itu, lemak yang tinggi juga memperlambat pencernaan sehingga tubuh terasa berat dan kurang nyaman, termasuk saat menjalankan salat tarawih.

Makanan yang Tinggi Natrium

Makanan tinggi natrium seperti mie instan, makanan kalengan, frozen food, dan camilan asin memang praktis dan lezat. Namun, sumber dari Action on Sugar menyebutkan, natrium yang tinggi mendorong tubuh agar cepat merasa haus. Saat sahur, konsumsi makanan ini membuat kita lebih sering merasa kering tenggorokan dan haus di siang hari. Oleh karena itu, kurangi konsumsi makanan tinggi garam selama Ramadan untuk menjaga kenyamanan menjalani puasa.

Makanan Manis

Makanan manis memberikan energi instan di saat perut kosong. Namun, seperti dipaparkan oleh Times of India, gula menyebabkan kenaikan dan penurunan kadar gula darah yang cepat. Ini menimbulkan rasa lemas, mengantuk, dan perubahan mood yang drastis. Selain itu, gula berlebih juga meningkatkan rasa haus keesokan harinya serta bisa menyebabkan kenaikan berat badan jika terlalu banyak dikonsumsi selama bulan puasa.

Cokelat dan Kafein

Kafein dari kopi atau cokelat memang kerap dinikmati saat sahur dan berbuka. Okadoc menjelaskan bahwa konsumsi kafein berlebihan dapat memicu dehidrasi karena meningkatkan produksi urin. Kafein juga dapat menyebabkan naiknya asam lambung pada orang dengan riwayat maag atau lambung sensitif. Sebaiknya batasi konsumsi kopi dan cokelat, terutama saat perut kosong. Pilihlah dark chocolate dengan kadar gula rendah agar tetap bisa dinikmati tanpa efek negatif berlebihan.

Minuman Berkarbonasi

Minuman berkarbonasi mengandung gas yang dapat membuat perut kembung dan merasa penuh. Setelah hampir 13 jam tanpa asupan, lambung menjadi lebih sensitif terhadap gas dari minuman bersoda. Ini berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan seperti begah atau nyeri ringan. Bagi penderita maag, minuman jenis ini juga bisa memperparah produksi asam lambung dan menyulitkan pemulihan lambung untuk menjalani puasa keesokan harinya.

Makanan Pedas

Kondisi lambung yang kosong dan sensitif dapat dengan mudah terganggu oleh makanan pedas. Menurut Times of India, makanan pedas meningkatkan produksi asam lambung serta mempercepat kerja usus. Jika dikonsumsi terlalu banyak saat berbuka, perut bisa terasa perih, kembung, dan mulas. Hal ini membuat badan kurang nyaman di malam hari dan berpotensi menyebabkan diare yang melelahkan menjelang sahur.

Berpuasa memang menuntut kita untuk lebih bijak dalam menentukan konsumsi makanan dan minuman. Hindari jenis yang dapat memicu rasa tidak nyaman atau membuat energi cepat habis agar ibadah dan aktivitas sehari-hari tetap optimal. Dengan pilihan yang tepat, tubuh tetap segar, energi stabil, dan puasa dapat dilaksanakan dengan lebih baik tanpa gangguan kesehatan.

Source: www.beautynesia.id
Exit mobile version