Momen prewedding Syifa Hadju dan El Rumi kembali menyita perhatian publik karena tampil dengan nuansa budaya yang kuat dan visual yang mewah. Pasangan ini memilih adat Gorontalo sebagai konsep terbaru, setelah sebelumnya juga sempat tampil dengan sentuhan adat Jawa dalam rangkaian foto prewedding mereka.
Pilihan busana adat Gorontalo membuat sesi foto itu terasa berbeda karena menonjolkan detail tradisional yang jarang diangkat dalam prewedding selebritas. Syifa dan El sama-sama tampil elegan, sementara unsur adat memberi lapisan makna yang lebih dalam pada potret yang mereka bagikan di media sosial.
Adat Gorontalo Jadi Sorotan
Busana adat Gorontalo memang dikenal memiliki karakter tegas, anggun, dan penuh simbol kehormatan. Dalam pemotretan ini, Syifa mengenakan Biliu, busana pengantin perempuan dari Gorontalo yang lekat dengan makna martabat dan kehormatan.
Nuansa adat itu tampak kuat melalui perpaduan warna merah, emas, dan detail ornamen yang menonjol. Konsep ini bukan hanya menampilkan sisi estetika, tetapi juga memperlihatkan bagaimana tradisi lokal bisa hadir dalam format visual modern yang tetap relevan.
8 Gaya Prewedding Syifa dan El Rumi
- Syifa dan El memilih tema prewedding adat dengan sentuhan Gorontalo yang mewah dan elegan.
- Syifa tampil dalam busana Biliu, yang dikenal sebagai pakaian pengantin perempuan khas Gorontalo.
- Ia memakai baju kurung merah dengan hiasan dada bernama kucubu lo duhelo.
- Bagian bawah busana Syifa berupa rok span merah senada yang dipenuhi payet.
- Pada bagian kepala, Syifa mengenakan tuhi-tuhi, yaitu mahkota emas dengan tujuh cabang gafah dan lai lai.
- El tampil dalam jas tertutup merah dan celana panjang senada yang memberi kesan formal dan serasi.
- Ia melengkapi tampilan dengan penutup kepala Makuta yang memperkuat karakter adat.
- Riasan Syifa dibuat bold dengan lipstik merah, fake lashes lentik, dan highlighter halus di tulang pipi.
Detail Busana yang Memperkuat Karakter Foto
Salah satu daya tarik utama dari gaya prewedding ini ada pada permainan detail busana. Lempengan emas besar yang menjadi ikat pinggang Syifa membuat penampilannya terlihat semakin berkelas dan menjadi titik fokus di tengah busana merah yang mencolok.
Riasan wajah juga ikut membangun karakter visual yang kuat. Makeup bold pada Syifa membantu menyeimbangkan busana yang kaya ornamen, sementara sentuhan flawless pada area mata dan pipi menjaga tampilan tetap lembut di depan kamera.
Makna di Balik Pilihan Gaya
Pemilihan adat Gorontalo dalam prewedding ini juga menunjukkan keberanian untuk mengangkat budaya daerah sebagai bagian dari momen personal. Di tengah tren foto prewedding yang sering mengandalkan gaya modern, pilihan seperti ini memberi ruang bagi tradisi untuk tampil lebih luas.
Bagi banyak pasangan, prewedding tidak lagi sekadar soal pose dan busana, tetapi juga soal identitas dan cerita yang ingin dibawa ke publik. Dalam konteks Syifa dan El, visual yang mereka tampilkan terasa selaras dengan citra elegan yang sudah lama melekat pada keduanya.
Fotografer, penata busana, dan tim rias tampak bekerja dengan cermat untuk menjaga konsistensi tema adat. Hasilnya adalah rangkaian foto yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberi gambaran bagaimana busana tradisional bisa diterjemahkan menjadi karya prewedding yang modern dan berkelas.
Potret Syifa Hadju dan El Rumi dengan adat Gorontalo pun menjadi referensi baru bagi pasangan lain yang ingin mengusung konsep serupa, terutama bagi mereka yang mencari tampilan prewedding yang elegan, berkarakter, dan tetap membawa nilai budaya ke dalam setiap frame.
Source: www.idntimes.com