Saat Flu Menggempur, 3 Makanan Ini Bisa Mempercepat Pemulihan Tubuh

Flu kerap membuat tubuh terasa lemas, hidung tersumbat, tenggorokan tidak nyaman, dan nafsu makan menurun. Dalam kondisi ini, pilihan makanan berperan penting untuk membantu menjaga cairan tubuh, memenuhi kebutuhan energi, dan mendukung pemulihan.

Sejumlah makanan dinilai lebih cocok dikonsumsi saat flu karena teksturnya mudah diterima tubuh dan kandungan gizinya relevan dengan kebutuhan selama sakit. Berdasarkan artikel referensi serta informasi dari sumber kesehatan seperti Healthline dan Mayo Clinic, tiga pilihan yang sering direkomendasikan adalah sup ayam, buah sitrus, dan yogurt.

Mengapa makanan penting saat flu

Flu umumnya disebabkan infeksi virus yang memicu respons peradangan pada tubuh. Saat demam, berkeringat, atau kurang minum, risiko dehidrasi meningkat dan ini bisa memperburuk rasa lemah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menekankan pentingnya istirahat dan asupan cairan yang cukup selama sakit. Karena itu, makanan yang mengandung cairan, elektrolit, protein, dan vitamin menjadi pilihan yang lebih membantu dibanding makanan berat yang sulit dicerna.

1. Sup ayam membantu cairan tubuh tetap terjaga

Sup ayam sudah lama dikenal sebagai makanan rumahan yang umum diberikan saat seseorang terserang flu. Artikel referensi menyebut kaldu dalam sup ayam dapat menyediakan cairan dan elektrolit penting untuk membantu mencegah dehidrasi, terutama saat demam.

Manfaat ini sejalan dengan panduan medis umum yang menganjurkan konsumsi makanan berkuah saat sedang sakit. Kuah yang hangat juga dapat memberi rasa nyaman pada tenggorokan dan membantu melegakan saluran pernapasan yang terasa penuh.

Daging ayam di dalam sup memberikan protein yang relatif mudah dicerna. Protein diperlukan tubuh untuk memperbaiki jaringan dan mendukung kerja sistem imun saat melawan infeksi.

Sup ayam juga cenderung lebih mudah diterima ketika nafsu makan menurun. Jika ditambah wortel, kentang, atau sedikit bawang, kandungan gizinya bisa lebih lengkap tanpa membuat pencernaan bekerja terlalu berat.

Beberapa studi juga menilai sup ayam hangat dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran napas atas. Meski bukan obat untuk membunuh virus flu, makanan ini dinilai bermanfaat sebagai penunjang pemulihan.

2. Jeruk dan buah sitrus lain memberi vitamin C

Jeruk, lemon, jeruk bali, dan buah sitrus lain sering dikaitkan dengan daya tahan tubuh. Dalam artikel referensi, buah citrus disebut sebagai sumber vitamin C yang mendukung sistem imun agar tetap siaga saat tubuh sedang berjuang melawan penyakit.

Healthline mencatat vitamin C berperan dalam berbagai fungsi imun, termasuk membantu kerja sel-sel pertahanan tubuh. Vitamin ini tidak secara langsung menyembuhkan flu, tetapi asupan yang cukup dapat mendukung kebutuhan tubuh selama masa infeksi.

Buah sitrus juga mengandung air yang membantu menambah cairan harian. Ini penting karena penderita flu sering kurang minum akibat lemas atau tenggorokan terasa tidak nyaman.

Selain itu, rasa segar dari buah sitrus sering lebih mudah diterima ketika mulut terasa pahit. Buah ini bisa dikonsumsi langsung, dibuat potongan kecil, atau dicampurkan ke air hangat jika tidak menimbulkan iritasi pada tenggorokan.

Namun, tidak semua orang cocok dengan buah yang asam saat sakit. Jika tenggorokan terasa sangat perih atau lambung sedang sensitif, konsumsi jeruk perlu disesuaikan agar tidak memicu rasa tidak nyaman.

3. Yogurt bisa jadi pilihan lembut dan praktis

Yogurt termasuk makanan yang kerap direkomendasikan karena teksturnya lembut dan mudah ditelan. Artikel referensi menyebut yogurt mengandung probiotik yang membantu menjaga kesehatan ekosistem pencernaan serta menyediakan protein selama masa pemulihan.

Mayo Clinic menjelaskan probiotik adalah mikroorganisme baik yang dapat mendukung keseimbangan bakteri usus. Kesehatan saluran cerna berhubungan dengan kondisi umum tubuh, meski manfaat yogurt saat flu tetap perlu dilihat sebagai dukungan nutrisi, bukan terapi utama.

Protein dalam yogurt membantu menjaga kekuatan otot dan menunjang perbaikan jaringan tubuh. Ini penting terutama bila selama sakit asupan makan berkurang cukup banyak.

Yogurt tawar tanpa tambahan gula berlebihan biasanya menjadi pilihan yang lebih baik. Jika ingin menambah rasa, yogurt bisa dipadukan dengan potongan buah lembut seperti pisang, asalkan tetap nyaman di tenggorokan.

Bagi sebagian orang, produk susu kadang terasa membuat mulut lebih “berlendir”, walau bukti ilmiahnya tidak menunjukkan susu memperparah lendir secara langsung. Jika setelah makan yogurt tubuh terasa tidak nyaman, pilihan ini bisa diganti dengan sumber protein lain yang lebih cocok.

Panduan memilih makanan saat flu

Agar lebih mudah, berikut tiga prinsip sederhana saat memilih makanan ketika flu:

  1. Prioritaskan makanan berkuah atau tinggi cairan.
  2. Pilih tekstur lembut dan mudah dicerna.
  3. Utamakan makanan yang mengandung protein, vitamin, dan energi secukupnya.

Selain tiga makanan tersebut, air putih, teh hangat, bubur, dan buah berair juga sering membantu menjaga asupan selama sakit. Yang terpenting, makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering bila nafsu makan belum pulih.

Kapan perlu lebih waspada

Flu ringan umumnya membaik dengan istirahat, cairan, dan asupan makan yang tepat. Namun, bila demam tinggi berlangsung lebih dari beberapa hari, sesak napas, nyeri dada, muntah terus-menerus, atau sulit makan dan minum, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan.

Anak kecil, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta termasuk kelompok yang perlu lebih hati-hati. Pada kelompok ini, flu dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih berat bila tidak ditangani dengan baik.

Sup ayam, buah sitrus, dan yogurt bukan pengganti obat atau evaluasi dokter, tetapi ketiganya bisa menjadi pilihan makanan yang relevan saat flu. Dengan menjaga cairan tubuh, memenuhi kebutuhan protein, dan menambah asupan vitamin, tubuh memiliki dukungan yang lebih baik untuk melalui masa pemulihan.

Source: www.beautynesia.id
Exit mobile version