Kue nastar masih menjadi salah satu kue kering paling dicari menjelang Lebaran karena rasanya manis, teksturnya lembut, dan isi selai nanasnya memberi aroma khas yang mudah dikenali. Dalam banyak rumah, nastar juga identik dengan suguhan untuk tamu saat Idulfitri, sehingga permintaannya meningkat setiap musim hari raya.
Di sejumlah resep yang beredar, bahan nastar tergolong sederhana dan bisa diolah di dapur rumah tanpa teknik rumit. Dari referensi yang digunakan, ada tiga variasi yang bisa dijadikan acuan, yakni nastar lembut klasik, nastar cokelat keju, dan nastar gulung, masing-masing dengan karakter rasa dan tampilan yang berbeda.
Mengapa nastar selalu dicari saat Lebaran
Nastar punya daya tarik karena gampang disesuaikan dengan selera keluarga. Ada yang lebih suka versi klasik dengan rasa buttery dan selai nanas, ada juga yang memilih variasi modern dengan tambahan keju atau cokelat agar tampil lebih menarik di meja tamu.
Kue ini juga praktis disimpan dalam toples kedap udara selama beberapa hari, sehingga cocok dijadikan stok suguhan Lebaran. Selama proses pemanggangan tepat dan adonan tidak terlalu lembek, tekstur nastar biasanya tetap lembut saat disajikan.
Resep nastar lembut klasik
Resep ini memakai 250 gram tepung terigu protein sedang, 200 gram mentega, 2 kuning telur, 50 gram gula halus, 1 sdt vanili bubuk, 1/2 sdt garam, 1/2 sdt baking powder, dan 50 gram santan bubuk atau susu bubuk. Isinya menggunakan selai nanas secukupnya.
Cara membuatnya cukup ringkas. Campurkan bahan kering lebih dulu, lalu masukkan mentega dan kuning telur sampai adonan menyatu dan kalis, kemudian diamkan 30 menit sebelum dibentuk.
Setelah itu, ambil adonan sebesar kelereng, pipihkan, isi selai nanas, lalu bulatkan lagi. Panggang pada suhu 160 derajat Celsius selama 20–25 menit sampai warnanya keemasan.
Resep nastar cokelat keju
Varian ini cocok untuk pembaca yang ingin nastar dengan rasa lebih kaya. Referensi menyebut penggunaan 700 gram tepung terigu protein sedang, 100 gram susu bubuk full cream, 4 kuning telur, 500 gram butter, 100 gram gula halus, dan 140 gram keju cheddar parut, dengan selai nanas sebagai isi.
Adonan dimulai dengan mengocok butter dan gula halus selama 1–2 menit hingga lembut. Setelah itu, masukkan kuning telur dan keju cheddar, lalu tambahkan susu bubuk dan tepung sedikit demi sedikit agar adonan tetap halus.
Bentuk adonan menjadi bulatan kecil, isi selai nanas, lalu taburi sisi luar dengan keju parut. Nastar dipanggang pada suhu 150 derajat Celsius sekitar 15 menit, lalu dioles kuning telur dan dipanggang lagi sebentar sampai matang.
Bagian akhir resep ini memberi sentuhan modern. Setelah dingin, sebagian sisi nastar dicelup ke dark cooking chocolate dan diberi chocochips agar tampilannya lebih menarik saat disajikan.
Resep nastar gulung
Bagi yang ingin tampilan berbeda, nastar gulung bisa jadi pilihan. Resep referensi menggunakan 1 kg tepung terigu protein rendah, 600 gram gula halus, 400 gram margarin, 350 gram mentega, 12 kuning telur, dan 12 sendok makan susu bubuk full cream.
Adonan dibuat dengan mencampur margarin, mentega, gula, dan kuning telur terlebih dahulu. Setelah rata, masukkan tepung dan susu bubuk sampai adonan kalis dan mudah dibentuk.
Selanjutnya, adonan dimasukkan ke spuit lalu disemprotkan memanjang di loyang, diberi selai nanas di tengah, kemudian digulung. Nastar dipanggang pada suhu 150 derajat Celsius selama 15 menit, dioles campuran telur, kental manis, madu, dan minyak, lalu dipanggang lagi sekitar 20 menit sampai kuning keemasan.
Tabel ringkas perbedaan tiga resep nastar
| Varian | Ciri utama | Suhu panggang | Keunggulan |
|---|---|---|---|
| Nastar lembut | Klasik, sederhana, tekstur empuk | 160°C | Mudah dibuat di rumah |
| Nastar cokelat keju | Lebih gurih dan manis | 150°C | Tampilan lebih modern |
| Nastar gulung | Bentuk panjang dan rapi | 150°C | Cocok untuk sajian toples |
Tips agar nastar tidak mudah retak
Gunakan takaran tepung secara bertahap agar adonan tidak keras. Mentega atau butter juga sebaiknya dipakai dalam kondisi yang mudah tercampur, bukan terlalu cair, supaya tekstur nastar tetap lembut.
Selain itu, selai nanas perlu dalam keadaan padat dan tidak terlalu basah. Jika isian terlalu lembek, adonan lebih mudah pecah saat dibulatkan atau dipanggang.
Penyimpanan juga penting. Setelah nastar benar-benar dingin, simpan dalam toples kedap udara agar tekstur tetap renyah di luar dan lembut di dalam saat disajikan di meja Lebaran.
Source: www.beautynesia.id








