Lenovo Serius Garap Tablet Premium, Yoga Tab Baru Sejauh Apa Dari Pengganti Laptop?

Lenovo kembali menunjukkan keseriusannya di pasar tablet premium lewat kehadiran Yoga Tab. Perangkat ini datang dengan paket keyboard dan stylus pen dalam penjualan bundling, sehingga langsung mengarah ke pengguna yang membutuhkan perangkat kerja yang lebih fleksibel.

Pendekatan itu membuat Yoga Tab tidak sekadar tampil sebagai tablet hiburan. Lenovo jelas mendorong perangkat ini untuk masuk ke area produktivitas yang selama ini identik dengan laptop.

Desain tipis, layar besar, dan fokus mobilitas

Yoga Tab hadir dengan bodi unibody metal yang tipis sekitar 6,2 mm. Bobotnya juga ringan, sehingga perangkat ini tetap nyaman dibawa dan dipakai dalam durasi panjang.

Di bagian depan, Lenovo membenamkan layar 11,1 inci dengan resolusi 3.2K dan refresh rate 144Hz. Kombinasi ini membuat tampilan terlihat tajam dan mulus, baik saat dipakai untuk menonton konten maupun mengerjakan pekerjaan visual.

Performa kelas atas untuk kerja harian

Di sektor dapur pacu, Lenovo memilih Snapdragon 8 Gen 3 sebagai otak utama. Chipset ini menempatkan Yoga Tab di kelas premium dan memberi ruang besar untuk menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.

Skor AnTuTu yang disebut tembus sekitar 2,3 juta ikut memperkuat gambaran bahwa perangkat ini bukan tablet biasa. Kemampuannya cukup untuk multitasking, editing ringan hingga menengah, dan penggunaan aplikasi berat lain yang menuntut tenaga besar.

Baterai besar dan pengisian cepat

Lenovo membekali Yoga Tab dengan baterai 8.860 mAh. Kapasitas ini memberi nilai plus bagi pengguna yang aktif bergerak dan tidak selalu dekat dengan sumber daya listrik.

Pengisian cepat hingga 60W juga membantu mengurangi waktu tunggu saat daya mulai menipis. Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, kombinasi ini menjadi salah satu poin penting yang mendukung produktivitas.

Keyboard dan stylus jadi penentu arah

Nilai jual Yoga Tab tidak berhenti di sisi hardware. Lenovo menyertakan keyboard dengan trackpad yang responsif, sehingga pengalaman mengetik terasa lebih mendekati laptop dalam format yang lebih ringkas.

Stylus pen yang ikut disediakan juga tidak sekadar aksesori tambahan. Pena ini mendukung palm rejection, latensi rendah, serta fitur berbasis AI seperti mengubah tulisan tangan menjadi teks dan mengolah sketsa menjadi gambar digital.

PC Mode dorong pengalaman layaknya desktop

Lenovo juga memasukkan PC Mode untuk memberi tampilan antarmuka yang menyerupai desktop. Lewat mode ini, pengguna bisa membuka banyak aplikasi dalam bentuk window dan menjalankan multitasking hingga 10 aplikasi sekaligus.

Fitur tersebut membuat Yoga Tab makin relevan untuk pekerjaan ringan yang butuh ruang kerja lebih fleksibel. Bagi sebagian pengguna, pengalaman seperti ini bisa terasa lebih praktis dibanding navigasi tablet biasa.

Selain itu, Lenovo melengkapi perangkat ini dengan Smart Connect, Circle to Search, dan dukungan asisten AI. Kehadiran fitur-fitur itu menambah sisi fungsional sekaligus memperkuat ekosistem produktivitasnya.

Masih ada batas yang perlu diperhatikan

Meski dibangun dengan pendekatan yang serius, Yoga Tab belum sepenuhnya lepas dari kekurangan. Beberapa catatan yang disebut antara lain belum adanya sensor fingerprint dan keyboard yang belum dilengkapi backlight.

Aplikasi Office yang masih terbatas dibanding versi PC juga membuat posisinya belum bisa sepenuhnya menggantikan laptop utama. Karena itu, perangkat ini masih lebih pas dipandang sebagai alat pendukung kerja yang kuat, bukan pengganti total.

Sudah masuk pasar Indonesia

Lenovo Yoga Tab telah resmi diperkenalkan pada 16 April 2026 dan mulai muncul di sejumlah marketplace di Indonesia. Harga yang terlihat di beberapa kanal penjualan berada di kisaran Rp10 jutaan.

Pada periode awal penjualan, pembeli juga disebut mendapat special gift berupa mouse, keyboard, dan stylus pen. Paket tersebut membuat penawaran awalnya terasa lebih lengkap bagi pengguna yang ingin langsung memakai perangkat untuk kerja dan mobilitas.

Source: yoursay.suara.com

Terkait