Huawei Watch Fit 5 Pro datang membawa pendekatan yang lebih serius di pasar smartwatch. Perangkat ini tidak hanya menonjolkan olahraga dan desain, tetapi juga fitur kesehatan yang mencoba membaca risiko diabetes lewat analisis data tubuh pengguna.
Fitur tersebut disebut Diabetes Risk Study. Huawei menegaskan sistem ini bukan alat diagnosis medis dan tidak dipakai untuk mengukur gula darah secara langsung seperti alat cek glukosa.
Cara kerjanya mengandalkan pemantauan beberapa indikator tubuh selama beberapa hari penggunaan. Data yang dikumpulkan mencakup detak jantung, kualitas tidur, aktivitas harian, dan perubahan fisiologis lain, lalu hasilnya ditampilkan sebagai kategori risiko rendah, sedang, atau tinggi.
Fokus kesehatan yang lebih luas
Selain analisis risiko diabetes, Huawei Watch Fit 5 Pro juga membawa deretan fitur kesehatan lain. Fungsinya mencakup ECG, arterial stiffness detection, pemantauan SpO2, deteksi aritmia gelombang nadi, analisis tidur lewat TruSleep 5.0, serta pemantauan kondisi emosional berbasis HRV atau heart rate variability.
Kombinasi fitur itu menunjukkan arah baru wearable yang makin dekat dengan pemantauan kesehatan harian. Meski begitu, fungsinya tetap berada di ranah pemantauan kebugaran dan bukan pengganti pemeriksaan medis.
Desain dibuat lebih premium
Huawei masih mempertahankan bentuk kotak khas seri Watch Fit pada model ini. Di saat yang sama, perusahaan memberi sentuhan material yang lebih premium lewat bezel titanium alloy, bodi aluminium aviation-grade, dan perlindungan sapphire glass 2,5D pada layar.
Varian putih disebut memakai lapisan keramik khusus untuk meningkatkan kepadatan dan daya tahan. Bobotnya sekitar 30,4 gram tanpa strap dengan ketebalan bodi 9,5 mm, sehingga tetap tergolong ringan untuk penggunaan harian.
Layar terang dan tipis bezel
Bagian depan smartwatch ini memakai panel AMOLED LTPO 1,92 inci. Layar tersebut mendukung refresh rate adaptif hingga 60 Hz dan tingkat kecerahan yang diklaim mencapai 3.000 nits.
Huawei juga menyebut bezel perangkat ini sekitar 1,8 mm dan dibuat lebih tipis dibanding generasi sebelumnya. Perubahan ini membuat area layar terlihat lebih lega tanpa mengubah karakter desain kotaknya.
Fitur olahraga dan konektivitas
Huawei Watch Fit 5 Pro menjalankan HarmonyOS 6.1. Smartwatch ini juga dibekali Bluetooth 6.0, NFC, speaker, mikrofon, GPS dual-band 6 satelit GNSS, peta offline, dan dukungan aplikasi olahraga pihak ketiga seperti Strava.
Untuk aktivitas fisik, perangkat ini menyediakan lebih dari 100 mode latihan. Daftarnya mencakup badminton, tenis, pickleball, golf, trail running, cycling, hingga free diving sampai kedalaman 40 meter.
Smartwatch ini juga mengantongi sertifikasi tahan air 5 ATM. Artinya, perangkat ini masih mendukung penggunaan untuk aktivitas renang.
Baterai, memori, dan harga
Huawei menanamkan memori internal 64 GB dan baterai 471 mAh pada Watch Fit 5 Pro. Perusahaan mengklaim daya tahannya bisa mencapai 10 hari dalam skenario penggunaan tertentu dan sekitar 7 hari untuk penggunaan normal.
Pengisian daya penuh diklaim memakan waktu sekitar satu jam. Di sisi komunikasi, perangkat ini mendukung balas pesan dan panggilan Bluetooth pada perangkat yang kompatibel.
Pengguna juga bisa menambahkan aplikasi lain melalui AppGallery di Huawei Health. Huawei Watch Fit 5 Pro dijual resmi di Indonesia mulai dari Rp 3.999.000 untuk varian Black dan Green.
Source: yoursay.suara.com