Kamera 4K Kini Tak Harus Mahal, 9 HP Murah Ini Siap Angkat Kualitas Konten Anda

Kemampuan merekam video 4K kini tidak lagi identik dengan ponsel mahal. Di pasar 2026, ada sejumlah model dengan harga mulai Rp2,5 juta hingga Rp4,7 juta yang sudah menawarkan kombinasi sensor besar, fitur stabilisasi, dan hasil video yang layak untuk kebutuhan konten harian sampai vlogging serius.

Perubahan ini penting bagi kreator pemula maupun pengguna umum yang ingin meningkatkan kualitas visual tanpa menaikkan anggaran terlalu tinggi. Pilihan yang tersedia juga makin beragam karena tiap merek membawa keunggulan berbeda, mulai dari OIS, gyro-EIS, mode ultra steady, sampai fitur berbasis AI.

Banyak pembeli masih terpaku pada anggapan bahwa video 4K hanya bisa didapat dari perangkat kelas premium. Padahal, faktor yang perlu dicermati bukan hanya resolusi, tetapi juga kualitas sensor, kemampuan autofokus, stabilisasi, dan konsistensi hasil rekaman di berbagai kondisi cahaya.

Karena itu, daftar ini lebih relevan dibaca sebagai panduan memilih karakter kamera, bukan sekadar mencari angka megapiksel tertinggi. Ada ponsel yang unggul di pencahayaan cerah, ada yang lebih menarik untuk malam hari, dan ada pula yang ditujukan untuk rekaman bergerak.

Pilihan paling terjangkau untuk mulai bikin konten

Nubia Focus Pro 5G menjadi salah satu opsi termurah dengan harga Rp2,5 juta. Ponsel ini membawa sensor utama 108 MP dan dukungan OIS, sehingga layak dipertimbangkan untuk pengguna yang fokus pada foto jernih dengan warna cerah sekaligus butuh video stabil.

Sedikit di atasnya, Infinix Note 50 X 5G Plus dibanderol Rp2,8 juta. Perangkat ini juga menawarkan sensor 108 MP, kuat untuk fotografi malam hari, serta kemampuan rekam 4K yang disebut solid dengan noise minimal.

iQOO Z9x 5G hadir di kisaran Rp2,9 juta dan menonjol pada ketajaman gambar di kondisi minim cahaya. Untuk video, ponsel ini dibekali gyro-EIS yang membantu stabilitas rekaman pada resolusi 1080p.

Samsung Galaxy A25 5G dijual sekitar Rp3 juta dan tetap menjadi salah satu nama kuat di segmen ini. Keunggulannya ada pada dukungan OIS dan rentang dinamis yang luas, sehingga cocok untuk video dalam pencahayaan cerah.

Techno Pova 7 5G juga berada di kisaran Rp3 juta. Perangkat ini membawa fitur AI image extender, dengan hasil rekaman yang stabil dan detail untuk pengguna yang ingin mengandalkan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan.

Fitur stabilisasi jadi pembeda utama

Bagi pembuat konten yang sering merekam sambil berjalan, Techno Pova Curve 5G patut diperhatikan. Dengan harga Rp3,2 juta, ponsel ini menawarkan fitur ultra steady dan object eraser yang bisa membantu proses penyuntingan langsung dari perangkat.

Redmi Note 15 5G juga ada di harga Rp3,2 juta dan menyasar kebutuhan media sosial yang lebih komplet. Kamera utama 108 MP dengan OIS diklaim mampu memberi kualitas profesional, ditambah kemampuan zoom hingga tiga kali tanpa kehilangan ketajaman.

Realme P3 5G berada di kisaran Rp3,9 juta dan membawa sensor 50 MP dengan autofokus yang mumpuni. Karakter ini membuatnya menarik untuk perekaman konten tajam, terutama bagi pengguna yang membutuhkan fokus cepat dan konsisten.

Di kelas harga yang lebih tinggi, Samsung Galaxy A36 5G dijual Rp4,7 juta. Nilai jual utamanya bukan hanya kualitas kamera, tetapi juga fleksibilitas perpindahan kamera saat merekam video, yang berguna untuk vlogging dinamis.

Mana yang cocok untuk kebutuhan berbeda

Pengguna yang mengutamakan stabilisasi bisa mengerucutkan pilihan ke Samsung Galaxy A25 5G, Nubia Focus Pro 5G, Redmi Note 15 5G, atau Techno Pova Curve 5G. Masing-masing membawa pendekatan berbeda, dari OIS untuk hasil lebih tenang sampai mode ultra steady untuk rekaman aktif.

Bila prioritasnya fotografi resolusi tinggi, Infinix Note 50 X 5G Plus, Nubia Focus Pro 5G, dan Redmi Note 15 5G menonjol dengan sensor 108 MP. Sementara itu, Realme P3 5G lebih cocok untuk pengguna yang mencari kombinasi hasil tajam dan autofokus yang andal.

Untuk kondisi cahaya yang tidak ideal, iQOO Z9x 5G disebut tetap memberi ketajaman yang baik di minim cahaya. Infinix Note 50 X 5G Plus juga masuk radar karena kemampuan fotografi malam hari dan rekaman 4K dengan noise minimal.

Bagi kreator yang ingin perangkat serba praktis untuk produksi cepat, Techno Pova 7 5G dan Techno Pova Curve 5G punya nilai tambah lewat fitur AI image extender dan object eraser. Fitur seperti ini dapat memangkas pekerjaan tambahan saat konten harus segera diunggah.

Rentang harga sembilan ponsel ini menunjukkan bahwa kamera 4K kini sudah masuk segmen yang lebih ramah di kantong. Pilihan akhirnya tetap perlu disesuaikan dengan gaya pembuatan video, apakah lebih sering merekam sambil bergerak, memotret malam hari, atau membuat vlog dengan perpindahan sudut kamera yang cepat.

Berita Terkait

Back to top button