5 Kesalahan Keramas Yang Diam-Diam Bikin Rambut Cepat Lepek, Nomor 5 Sering Dilakukan

Rambut yang langsung lepek setelah keramas sering dianggap akibat cuaca panas atau sampo yang kurang cocok. Padahal, sumber masalahnya kerap ada pada kebiasaan kecil saat mencuci rambut yang justru membuat kulit kepala makin berminyak.

Sejumlah kesalahan keramas bisa memicu produksi sebum berlebih, menumpuk sisa produk, dan membuat rambut terlihat kempes lebih cepat. Karena itu, cara membersihkan rambut perlu diperhatikan agar hasil keramas benar-benar memberi volume dan rasa segar yang tahan lama.

Penggunaan sampo yang terlalu banyak

Porsi sampo yang berlebihan dapat mengikis minyak pelindung kulit kepala secara agresif. Kondisi ini mendorong kulit kepala memproduksi sebum lebih banyak dalam waktu singkat, sehingga rambut cepat terlihat lepek.

Takaran yang lebih tepat adalah seukuran koin untuk rambut pendek hingga sebahu. Untuk rambut panjang, takaran seukuran buah stroberi dinilai lebih pas agar rambut tetap bersih tanpa kehilangan volume alaminya.

Air terlalu hangat saat membilas

Banyak orang menikmati sensasi air hangat saat keramas karena terasa rileks. Namun, air yang terlalu panas dapat mengangkat sebum alami secara paksa dan memicu kelenjar minyak bekerja lebih keras.

Kebiasaan ini sebaiknya diganti dengan air suam-suam kuku saat membilas sampo. Setelah itu, bilasan air dingin dapat membantu menutup kembali kutikula rambut dan menjaga tampilan rambut tetap segar lebih lama.

Sampo tidak dibilas sampai tuntas

Rambut yang terasa sudah bersih belum tentu benar-benar bebas dari sisa sampo. Jika masih ada residu yang tertinggal di kulit kepala, produksi minyak bisa meningkat dan debu lebih mudah menempel.

Akibatnya, rambut tampak berminyak dan flat hanya dalam beberapa jam. Karena itu, proses bilas tidak boleh terburu-buru dan seluruh bagian rambut perlu diguyur air mengalir sampai benar-benar kesat.

Menggosok kulit kepala terlalu keras

Sebagian orang tanpa sadar menggosok rambut terlalu kuat saat keramas. Gesekan kasar ini dapat merangsang kelenjar sebasea untuk memproduksi minyak alami secara cepat, sehingga rambut baru dicuci pun segera terlihat kempes.

Cara yang lebih aman adalah memijat kulit kepala dengan lembut memakai bantalan ujung jari. Langkah ini membantu mengangkat kotoran tanpa memicu produksi minyak berlebih pada kulit kepala.

Kondisioner dipakai sampai ke kulit kepala

Kondisioner memang dirancang untuk membantu rambut terasa lebih lembut. Masalah muncul ketika produk ini dioleskan hingga ke kulit kepala karena formulanya bisa menumpuk di akar rambut dan mengunci minyak alami.

Agar rambut tetap bouncy dan tidak cepat lepek, kondisioner sebaiknya hanya diratakan dari bagian tengah hingga ujung rambut. Bagian ujung membutuhkan hidrasi lebih besar, sementara kulit kepala tidak memerlukan lapisan produk yang terlalu pekat.

Merawat rambut tidak selalu bergantung pada produk mahal. Hasilnya sering ditentukan oleh kebiasaan sederhana di kamar mandi, mulai dari takaran sampo, suhu air, cara membilas, sampai posisi penggunaan kondisioner.

Source: yoursay.suara.com
Exit mobile version