Pakai Kapas atau Tangan Saat Toner? Dokter Ungkap Bedanya, Salah Pilih Bisa Kurang Maksimal

Kebingungan soal cara pakai toner masih sering muncul, terutama saat harus memilih antara kapas atau tangan. Padahal, menurut dokter, keduanya sama-sama bisa benar selama disesuaikan dengan jenis toner yang dipakai.

Hal ini penting karena toner digunakan setelah mencuci wajah dan sebelum serum atau pelembap. Langkah ini membantu mempersiapkan kulit agar produk skincare berikutnya dapat bekerja lebih optimal.

Menurut dr. Giovanni Abraham Mustopo, pemakaian toner tidak bisa disamaratakan. Cara aplikasinya perlu melihat fungsi utama produk, apakah toner tersebut termasuk hydrating toner atau exfoliating toner.

Hydrating toner umumnya berbahan dasar air dan dirancang untuk mengembalikan kelembapan wajah setelah dibersihkan. Untuk jenis ini, toner bisa dipakai langsung dengan tangan, lalu ditepuk perlahan ke kulit.

Cara tersebut dinilai praktis dan membantu mengurangi produk yang terbuang. Selain itu, banyak orang memilih tangan karena merasa toner lebih mudah meresap ke kulit.

Berbeda dengan itu, exfoliating toner sebaiknya digunakan dengan kapas. Jenis toner ini memiliki fungsi lebih kompleks, seperti membantu mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori, dan mencerahkan wajah.

Penggunaan kapas pada exfoliating toner dinilai lebih maksimal untuk menunjang fungsi tersebut. Karena itu, pilihan alat aplikasinya bukan soal mana yang paling benar secara umum, tetapi mana yang paling sesuai dengan formula produk.

Pilih Cara Pakai Sesuai Jenis Toner

Perbedaan utama ada pada tujuan penggunaan toner itu sendiri. Jika fokusnya hidrasi, tangan bisa menjadi pilihan yang tepat, sedangkan jika fokusnya eksfoliasi, kapas lebih disarankan.

Panduan ini juga menjawab anggapan bahwa satu metode selalu lebih baik dari yang lain. Dalam praktiknya, setiap metode punya kelebihan dan pertimbangan masing-masing.

Sebagian orang tetap memilih kapas karena dianggap membantu mengangkat sisa kotoran yang mungkin masih menempel di kulit. Sementara yang memilih tangan biasanya ingin meminimalkan pemborosan produk.

Karena itu, membaca fungsi toner sebelum memakainya menjadi langkah penting. Jenis produk akan menentukan apakah toner lebih efektif ditepuk langsung ke wajah atau diaplikasikan memakai kapas.

Dipakai Setelah Cuci Wajah

Waktu penggunaan toner juga tidak kalah penting dari cara pakainya. Para ahli kulit umumnya menyarankan toner dipakai setelah wajah dibersihkan agar kulit siap menerima tahapan skincare berikutnya.

Pada pagi hari, toner dapat membantu menyegarkan kulit setelah tidur semalaman. Produk ini juga membantu menghidrasi kulit dan mendukung penyerapan serum, pelembap, serta sunscreen.

Pada malam hari, toner membantu mengangkat sisa kotoran, minyak, atau residu yang mungkin masih tertinggal setelah mencuci wajah. Kulit yang bersih dan terhidrasi akan lebih siap menerima produk perawatan malam.

Dengan kata lain, toner tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap rutinitas. Pemakaiannya berkaitan dengan kondisi kulit sebelum menerima produk lain yang dipakai sesudahnya.

Pagi atau Malam, Keduanya Bisa

Tidak ada aturan bahwa toner hanya boleh dipakai pada pagi atau malam hari. Toner pada dasarnya bisa digunakan pada kedua waktu tersebut, selama kandungannya sesuai dengan kebutuhan kulit.

Untuk hydrating toner, produk ini umumnya aman digunakan dua kali sehari, yaitu pagi dan malam. Penggunaan rutin pada dua waktu ini ditujukan untuk menjaga kelembapan kulit setelah pembersihan.

Namun, aturan itu tidak selalu berlaku untuk semua jenis toner. Produk yang mengandung bahan eksfoliasi seperti AHA, BHA, atau bahan astringent perlu dipakai dengan frekuensi yang disesuaikan.

Penyesuaian ini penting agar kulit tidak mengalami iritasi atau over-exfoliation. Karena itu, pemakaian exfoliating toner tidak sebaiknya disamakan dengan toner yang fokus pada hidrasi.

Jika kulit terasa sensitif atau mudah teriritasi, perhatian pada kandungan toner menjadi semakin penting. Bukan hanya cara pakai, tetapi juga seberapa sering produk digunakan.

Pada akhirnya, memilih kapas atau tangan bukan sekadar soal kebiasaan. Kunci utamanya adalah memahami fungsi toner, menggunakannya setelah mencuci wajah, dan menyesuaikan frekuensi pemakaian dengan kandungan produk agar manfaatnya bekerja lebih tepat pada kulit.

Source: www.suara.com
Exit mobile version