
Tumbler yang dipakai setiap hari bisa cepat menimbulkan bau tak sedap jika perawatannya asal-asalan. Masalah ini sering muncul setelah tumbler dipakai untuk kopi, teh, susu, atau minuman manis yang meninggalkan sisa di bagian dalam.
Kabar baiknya, bau pada tumbler bisa dicegah dengan langkah sederhana yang tidak membutuhkan banyak bahan khusus. Dengan kebiasaan mencuci yang tepat, tumbler tetap bersih, segar, dan lebih awet dipakai harian.
Cuci segera setelah dipakai
Sisa minuman yang dibiarkan terlalu lama di dalam tumbler dapat menjadi sarang bakteri. Kondisi ini terutama berisiko pada minuman yang mengandung susu atau kopi karena lebih mudah memicu bau.
Karena itu, tumbler sebaiknya langsung dicuci setelah selesai digunakan. Air hangat dan sabun cuci piring membantu melarutkan sisa lemak serta gula, sekaligus menjaga lapisan dalam tumbler tetap aman dan tidak tergores.
Jangan lupakan tutup dan karet
Bau pada tumbler tidak selalu berasal dari badan tumbler. Bagian tutup dan karetnya sering menjadi sumber utama karena mudah lembap dan menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bau.
Setiap kali mencuci, lepas bagian kecil tersebut dan bersihkan secara terpisah. Sikat halus atau kapas bisa dipakai untuk menjangkau celah-celah sempit agar tidak ada sisa kotoran yang tertinggal.
Atasi bau membandel dengan bahan dapur
Jika tumbler sudah terlanjur bau, soda kue atau cuka putih bisa menjadi pilihan sederhana. Keduanya disebut dapat menetralisir aroma tidak sedap secara alami tanpa merusak bahan tumbler.
Untuk soda kue, campurkan satu sendok teh dengan air hangat lalu diamkan dalam tumbler selama 30 menit sebelum dibilas. Jika memakai cuka putih, gunakan dua sendok makan dan rendam selama 15 menit untuk membantu mengurangi bau yang menetap.
Keringkan sampai benar-benar bebas lembap
Setelah dicuci, tumbler perlu ditiriskan dalam posisi terbalik di tempat terbuka. Cara ini membantu air mengalir keluar dan membuat bagian dalam tidak menyimpan kelembapan.
Kondisi basah yang tertutup justru bisa memicu tumbuhnya jamur dan bakteri. Karena itu, tumbler sebaiknya disimpan dalam keadaan terbuka sampai benar-benar kering sebelum dipakai lagi.
Langkah-langkah ini sederhana, tetapi efeknya besar untuk menjaga tumbler tetap nyaman digunakan. Rutinitas mencuci, membersihkan bagian tersembunyi, dan memastikan tumbler kering sempurna bisa membantu mencegah bau muncul kembali.
Source: www.beautynesia.id








