Banyak buah dan sayuran ternyata menyimpan nutrisi penting justru di bagian kulitnya. Karena itu, kebiasaan mengupas sebelum makan bisa membuat sebagian serat, vitamin, dan senyawa antioksidan ikut terbuang.
Pilihan untuk memakan kulit atau tidak memang tetap bergantung pada preferensi pribadi. Namun, yang paling penting adalah mencuci buah dan sayuran dengan air mengalir sampai bersih sebelum dikonsumsi.
Terong dan kulit ungu yang kaya antioksidan
Terong termasuk sayuran yang kulitnya aman dimakan dan justru menyimpan banyak polifenol. Senyawa ini berperan sebagai antioksidan yang mendukung kesehatan jantung, fungsi otak, dan membantu mengurangi inflamasi.
Shelly Wegman, ahli diet terdaftar di UNC Rex Nutrition Services, mengatakan kepada TODAY.com bahwa terong punya banyak polifenol, termasuk antosianin yang memberi warna ungu kebiruan pekat. Merujuk Healthline, kandungan antosianin pada terong berada di kisaran 200-300 mg per 100 gram, meski jumlahnya bisa berubah tergantung kondisi makanan segar, beku, atau kering.
Kiwi, lebih kaya serat saat dimakan utuh
Kiwi juga termasuk buah yang kulitnya bisa dimakan. Gillian Culbertson, RD., LD., menyebut ada sekitar 60 spesies kiwi dan semuanya memiliki kulit yang dapat dimakan, meski teksturnya berbeda-beda.
Kiwi hijau atau Actinidia deliciosa memiliki kulit berbulu, sedangkan kiwi emas punya kulit lebih halus dan lebih mudah diterima mulut. Menurut Culbertson kepada Cleveland Clinic, kiwi memang sudah menjadi sumber serat yang baik, tetapi memakannya tanpa dikupas memberi serat lebih banyak lagi.
Kedua jenis kiwi sama-sama merupakan sumber serat, vitamin E, vitamin C, dan polifenol. Bagi yang belum terbiasa, kiwi emas bisa jadi pilihan yang lebih nyaman, atau kulit kiwi bisa digosok dengan handuk dapur maupun sikat sayuran berbulu nilon sebelum dimakan.
Wortel dan mentimun sebaiknya tidak langsung dibuang kulitnya
Wortel juga tidak perlu dikupas sebelum dimakan. Menurut Emily S. Mohn dan Elizabeth J. Johnson dari Laboratorium Penelitian Antioksidan, Universitas Tufts, sayuran akar ini aman dimakan tanpa dikupas, sebagaimana dikutip Delish.
Kulit wortel mengandung konsentrasi vitamin C dan niasin tertinggi di dalam wortel. Selain itu, sebagian beta-karoten berada tepat di bawah kulit, sehingga berisiko hilang saat dikupas.
Mentimun pun menyimpan manfaat serupa ketika dimakan utuh. Kulitnya berkontribusi pada kesehatan kulit, sistem pencernaan, dan perlindungan sel tubuh dari kerusakan, sementara kandungan utamanya meliputi serat, vitamin C dan K, antioksidan, serta mineral seperti magnesium, kalium, dan mangan.
Mengupas mentimun dapat mengurangi jumlah serat serta sebagian vitamin dan mineral. Karena itu, untuk memaksimalkan nutrisinya, mentimun sebaiknya dimakan tanpa dikupas selama kulitnya sudah dibersihkan dengan baik.
Apel, kulit tipis yang menyimpan serat dan quercetin
Apel menjadi buah lain yang sebaiknya dipertimbangkan untuk dimakan bersama kulitnya. Kulit apel mengandung banyak serat dan flavonoid quercetin yang tidak sedikit kontribusinya bagi tubuh.
Serat membantu sistem pencernaan dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Sementara quercetin dikaitkan dengan upaya mengurangi peradangan, sekaligus menjaga kesehatan jantung dan otak.
Kelima buah dan sayuran ini menunjukkan bahwa kulit bukan sekadar lapisan luar. Dalam banyak kasus, bagian itulah yang menyimpan nutrisi paling bernilai, selama proses pembersihan dilakukan dengan benar sebelum disantap.
Source: www.beautynesia.id