Perut buncit sering jadi perhatian banyak orang karena bukan hanya soal penampilan. Di tengah upaya mengecilkan lemak perut, ada dua minuman yang kerap disebut membantu secara alami, yaitu kopi hitam dan teh hijau.
Keduanya sama-sama mengandung kafein. Menurut ahli diet Megan Byrd, RD, yang dikutip Eating Well, konsumsi secangkir setiap hari dapat membantu mengurangi visceral fat atau lemak tubuh yang menumpuk di area perut.
Kopi hitam dan efeknya pada metabolisme
Kopi hitam dikenal mengandung kafein dan antioksidan. Kandungan ini membantu mendukung metabolisme tubuh, sehingga ikut berperan dalam proses penurunan berat badan.
Penelitian yang dirujuk Eating Well pada 2024 menunjukkan kopi dapat meningkatkan metabolisme sekitar 5% hingga 20% setidaknya selama tiga jam setelah dikonsumsi. Efek ini membuat kopi hitam sering masuk daftar minuman yang dipilih saat orang ingin mengurangi lemak perut.
Namun, manfaat itu tetap bergantung pada pola konsumsi dan kebiasaan harian. Kopi hitam bekerja paling masuk akal ketika menjadi bagian dari gaya hidup sehat, bukan berdiri sendiri.
Teh hijau sebagai pendamping diet seimbang
Selain kopi hitam, teh hijau juga termasuk minuman berkafein yang dikaitkan dengan pengurangan lemak tubuh. True Med menjelaskan bahwa teh hijau membantu meningkatkan metabolisme.
Rutin minum teh hijau yang dikombinasikan dengan diet seimbang dapat berkontribusi pada penurunan lemak tubuh dan berat badan secara keseluruhan dalam jumlah yang moderat. Artinya, teh hijau lebih tepat dilihat sebagai pendukung pola makan sehat, bukan solusi instan.
Dua minuman ini sama-sama menarik karena mudah ditemukan dan sederhana dikonsumsi. Banyak orang memilihnya sebagai bagian dari rutinitas harian karena tidak memerlukan langkah rumit.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum rutin minum
Meski sering dikaitkan dengan penurunan lemak perut, hasilnya tidak datang dari minuman saja. Kuncinya tetap ada pada pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup sehat yang dijalankan secara konsisten.
Kopi hitam dan teh hijau sama-sama mengandalkan kafein untuk membantu metabolisme. Karena itu, manfaatnya akan lebih terasa bila dikonsumsi secara teratur dan tetap diimbangi dengan diet seimbang.
Bagi yang ingin mencoba salah satunya, pilihan bisa disesuaikan dengan kebiasaan masing-masing. Kopi hitam menawarkan dorongan metabolisme yang cukup dikenal, sementara teh hijau memberi alternatif yang juga mendukung pengelolaan berat badan secara moderat.
