Drama sageuk kembali jadi incaran penonton Netflix karena menawarkan kisah yang bukan hanya romantis, tetapi juga penuh intrik, konflik keluarga, dan permainan kuasa di lingkungan istana. Empat judul berikut termasuk yang punya rating tinggi dan kerap membuat penonton sulit cepat move on setelah tamat.
Daya tarik utamanya ada pada cara setiap drakor memadukan latar sejarah dengan emosi yang intens. Dari cinta terlarang, pendidikan pewaris takhta, hingga fantasi lintas waktu, deretan ini menunjukkan bahwa sageuk punya ruang yang luas untuk cerita yang segar dan berlapis.
The Red Sleeve
“The Red Sleeve” berlatar abad ke-18 dan mengisahkan perjalanan cinta antara Raja Jeongjo dan selir kerajaan, Song Uibin. Karakter utama, Song Deok Im, adalah dayang istana yang kharismatik dan berpendirian teguh, lalu terlibat hubungan dengan Putra Mahkota Yi San yang kemudian naik takhta sebagai Raja Jeongjo.
Cerita bergerak dari penolakan Song Deok Im terhadap tawaran menjadi selir hingga akhirnya ia menerima takdirnya di istana. Drama ini tamat dengan rating lebih dari 17 persen, angka yang menegaskan kuatnya respons penonton.
Under The Queen’s Umbrella
Drama ini menyorot kehidupan Ratu Hwaryeong di dinasti Joseon dan pengaruhnya di dalam istana. Sosok ratu digambarkan tak sekadar menjaga wibawa, tetapi juga menghadapi tantangan besar karena memiliki lima putra yang dikenal sebagai pangeran pembuat onar.
Demi membentuk anak-anaknya menjadi pangeran yang berwibawa, Hwaryeong bahkan mengabaikan sejumlah protokol istana. Ia juga ikut mendidik anak-anak selir dan para selir sendiri, sehingga alur ceritanya tidak hanya berfokus pada keluarga kerajaan, tetapi juga pada sistem pendidikan dan relasi kekuasaan di istana.
Alchemy of Souls
“Alchemy of Souls” hadir dengan sentuhan fantasi dan dirilis dalam dua musim. Kisahnya berlangsung di negeri Daeho, dengan Jang Uk sebagai pria bangsawan pembuat onar yang menyimpan rahasia tidak menyenangkan tentang sejarah kelahirannya.
Di sisi lain, ada Naksu, seorang pembunuh elit yang jiwanya terperangkap di tubuh Mu Deok, perempuan yang lemah secara fisik. Mu Deok kemudian menjadi pelayan Jang Uk dan diam-diam mengajarinya bela diri setiap hari, membuat hubungan keduanya berkembang dalam situasi yang penuh ketegangan.
Drama ini mencatat rating tertinggi di angka lebih dari 9 persen. Meski angkanya berada di bawah dua judul sebelumnya, perpaduan fantasi, aksi, dan romansa membuat serial ini tetap menonjol di antara sagaeuk Netflix.
My Royal Namesis
“My Royal Namesis” menjadi salah satu judul terbaru di Netflix dan menggabungkan latar era dinasti Joseon dengan era modern. Drama ini juga mencatat rating lebih dari 10 persen, menunjukkan sambutan yang cukup kuat dari penonton.
Ceritanya mengikuti Kang Dan Shim, selir yang dikenal sebagai wanita paling kejam di Joseon, yang mengalami perjalanan lintas waktu setelah meminum racun saat prosesi hukuman mati. Saat terbangun, jiwanya justru berada dalam tubuh Shin Seo Ri, aktris kelas bawah yang kariernya tidak berjalan mulus.
Di era modern, Shin Seo Ri yang dirasuki jiwa Kang Dan Shim bertemu Cha Se Gye, keturunan chaebol sekaligus pewaris Chail Grup yang arogan dan kasar. Pertemuan mereka berkembang menjadi hubungan kerja dan cinta yang rumit, lalu pelan-pelan membuka sejarah masa lalu yang ikut terhubung dengan mereka.
Empat judul ini memperlihatkan satu benang merah yang sama, yakni kekuatan sageuk dalam membangun emosi yang bertahan lama setelah episode terakhir selesai. Dengan rating tinggi dan cerita yang kuat, tak heran jika banyak penonton sulit benar-benar lepas dari dunia istana, takhta, dan cinta yang mereka suguhkan.
