DAIKIN menandai setahun peluncuran AC Nusantara Prestige dengan langkah yang langsung menyasar garda terdepan layanan, yaitu para teknisi tata udara. Lewat DAIKIN Installer Program, perusahaan ini memberi insentif khusus bagi teknisi yang memasang AC DAIKIN seri Nusantara Prestige di lapangan.
Program ini menempatkan teknisi sebagai bagian penting dari keberhasilan produk tersebut sejak hadir pertama kali. Alexander Eko Wibowo, General Manager Retail Sales PT Daikin Airconditioning Indonesia, menegaskan bahwa teknisi berhadapan langsung dengan pengguna dan memegang peran besar dalam kualitas instalasi serta perawatan AC DAIKIN.
AC buatan Indonesia yang jadi dasar program
Nusantara Prestige adalah AC hunian perdana DAIKIN buatan pabriknya di Indonesia. Seri ini diperkenalkan pada Juni tahun lalu dan hadir dalam tiga model, yaitu ALPHA Inverter, BETA Inverter, dan SMS.
Label buatan Indonesia menjadi salah satu poin penting dari seri ini. DAIKIN menyebut kehadiran produk tersebut sebagai bentuk nyata upaya menghadirkan AC hunian yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia tanpa meninggalkan standar kualitas Jepang yang selama ini menjadi reputasi perusahaan.
Insentif untuk teknisi di seluruh Indonesia
Program apresiasi ini berjalan secara nasional selama enam bulan mulai 2 Juni 2026. Dalam periode itu, DAIKIN memberikan insentif berkisar Rp50.000 hingga Rp100.000 untuk setiap teknisi yang melakukan instalasi salah satu model AC Nusantara Prestige.
Untuk memudahkan akses informasi program, teknisi dapat mengunjungi situs www.daikin.co.id. Skema ini dirancang agar apresiasi tidak hanya berupa pengakuan, tetapi juga dorongan nyata bagi teknisi yang aktif memasang produk tersebut.
Libatkan asosiasi nasional dan daerah
DAIKIN juga menggandeng sembilan asosiasi teknisi tata udara di tingkat nasional dan daerah. Di level nasional, kerja sama melibatkan Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU), Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Air Conditioner Nusantara (ASISI), serta Perkumpulan Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara Indonesia (PTRTU).
Di tingkat daerah, program ini mencakup Ikatan Pengusaha Pendingin Semeton Bali (IP2SB) di Bali, Teknisi Garuda Sakti (TEGAS) di Pekanbaru, Himpunan Teknisi Refrigerasi dan Air Conditioning Bandung (HTRACB) untuk Bandung Raya, Paguyuban Teknisi Pendingin Riau (PTPR) di Riau, Paguyuban Teknisi Pendingin (PATEN) di Tangerang, dan Komunitas Teknisi AC Jabodetabek (KTAJ).
Keterlibatan asosiasi membuat sosialisasi program menjangkau wilayah yang lebih luas. Langkah ini juga menunjukkan bahwa DAIKIN menempatkan jaringan teknisi sebagai mitra penting dalam distribusi dan layanan produk AC hunian.
Dorong kualitas layanan dan ekosistem industri
Selain untuk teknisi, program ini juga menyertakan apresiasi bagi asosiasi. DAIKIN menyiapkan insentif untuk asosiasi dengan jumlah klaim terbesar selama periode program, sebagai bagian dari kolaborasi yang tertuang dalam nota kesepahaman.
Melalui skema ini, DAIKIN berharap kerja sama dengan teknisi dan asosiasi dapat memperkuat kualitas layanan instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan. Perusahaan menargetkan pengalaman penggunaan AC yang lebih optimal bagi masyarakat sekaligus membangun ekosistem industri tata udara yang lebih baik.
