Harga Hyundai Ioniq 5 bekas masih belum mudah turun meski pasar mobil listrik di Indonesia terus berkembang. Di Jakarta, pemburu mobil bekas menyebut tantangan utama justru datang dari sulitnya menemukan unit berkualitas yang bisa segera dicek dan dieksekusi.
Permintaan untuk model ini masih tinggi, sementara pasokan unit yang dinilai prima tidak selalu banyak. Akibatnya, unit dengan kondisi bagus dan harga menarik kerap cepat berpindah tangan dalam hitungan jam hingga satu atau dua hari.
Situasi itu membuat pencarian Hyundai Ioniq 5 bekas tidak sesederhana membandingkan harga di platform jual beli. Calon pembeli juga harus siap bergerak cepat karena keterlambatan sedikit saja bisa membuat unit yang sudah diincar diambil orang lain.
Seorang pemburu mobil bekas yang rutin mencari kendaraan untuk konsumen di Jakarta dan sekitarnya mengungkapkan, proses berburu Ioniq 5 sering memakan waktu karena kendala jadwal penjual. Banyak penjual merupakan pekerja kantoran, sehingga inspeksi biasanya baru bisa dilakukan pada malam hari atau akhir pekan.
Kondisi tersebut membuat proses pengecekan sering tertunda beberapa hari. Padahal, pasar mobil bekas di Jakarta bergerak cepat dan keputusan yang terlalu lama bisa berujung pada hilangnya unit yang sudah dinilai layak.
Ia menyebut kasus seperti itu cukup sering terjadi saat pembeli masih ingin berdiskusi dengan keluarga sebelum memutuskan transaksi. Setelah unit dicek dan dinyatakan bagus, mobil justru lebih dulu dibeli pihak lain yang bergerak lebih cepat.
Bukan Sekadar Cari Harga Murah
Dalam perburuan mobil listrik bekas, pemeriksaan kendaraan tidak bisa dilakukan terburu-buru. Selain bodi, calon pembeli harus mengecek riwayat kecelakaan, indikasi bekas banjir, kondisi baterai, serta kelengkapan dokumen kendaraan.
Untuk mobil listrik seperti Hyundai Ioniq 5, kesehatan baterai menjadi titik perhatian penting. Riwayat servis di bengkel resmi juga perlu diperiksa agar pembeli mendapat gambaran lebih jelas soal perawatan kendaraan sebelumnya.
Karena itu, harga murah bukan satu-satunya patokan. Unit yang terlihat menarik di iklan belum tentu langsung layak dibeli sebelum melalui inspeksi menyeluruh.
Salah satu unit yang sempat diperiksa adalah Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range. Varian tertinggi ini masih termasuk yang banyak diburu di pasar mobil bekas.
Hasil pengecekan pada unit tersebut menunjukkan kondisi kendaraan masih cukup baik. Cat bodi sebagian besar disebut masih orisinal dan tidak ditemukan indikasi bekas tabrakan berat maupun bekas banjir.
Meski begitu, bukan berarti unit tersebut tanpa catatan. Ada kekurangan pada velg akibat pemakaian serta beberapa panel over fender yang pernah dicat ulang.
Kondisi itu membuat unit masih tergolong menarik, tetapi belum langsung dipilih konsumen. Pembeli disebut masih ingin membandingkan dengan unit lain yang memiliki kilometer lebih rendah atau harga yang lebih kompetitif.
Lokasi Pencarian Ikut Menentukan
Dalam praktiknya, lokasi pencarian juga memengaruhi proses seleksi. Pemburu mobil bekas tersebut mengaku lebih sering mencari kendaraan di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, hingga sebagian wilayah Bekasi.
Sementara itu, beberapa area di Jakarta Utara dan Bekasi bagian utara disebut memerlukan pemeriksaan lebih teliti. Di kawasan tersebut ditemukan sejumlah kendaraan dengan perawatan yang kurang optimal maupun indikasi pernah terdampak banjir, meski kondisi itu tidak berlaku untuk semua unit.
Pendekatan pencarian pun tidak hanya mengandalkan platform daring. Informasi kendaraan juga didapat dari kunjungan langsung ke lokasi penjual dan jaringan sesama pelaku usaha otomotif.
Cara itu dinilai penting untuk memperluas pilihan unit. Namun, semakin banyak pilihan tetap tidak otomatis memudahkan transaksi karena kualitas dan kecocokan harga belum tentu sesuai harapan pembeli.
Pasar Masih Dinamis
Menurutnya, harga mobil listrik bekas saat ini masih bergerak dinamis. Perubahan harga mobil baru, kebijakan pemerintah, dan biaya operasional ikut memengaruhi nilai jual kembali kendaraan listrik.
Ia juga menyoroti kemungkinan penyesuaian harga di masa mendatang seiring perubahan regulasi maupun biaya kepemilikan kendaraan listrik. Meski begitu, Hyundai Ioniq 5 tetap menjadi salah satu model yang paling dicari karena menawarkan teknologi modern, kenyamanan berkendara, dan reputasi yang cukup baik di pasar Indonesia.
Selama beberapa bulan terakhir, timnya mengaku sudah mengeksekusi empat unit mobil bekas yang kemudian dikirim ke Semarang. Namun pencarian unit lain, termasuk Hyundai Ioniq 5, masih terus berlangsung karena permintaan belum surut.
Kondisi ini menunjukkan satu hal penting bagi pemburu mobil listrik bekas di Jakarta. Ketika menemukan Hyundai Ioniq 5 dengan kondisi prima dan harga yang dirasa sesuai, keputusan sering harus diambil cepat setelah inspeksi tuntas agar peluang tidak hilang di tangan pembeli lain.







