7 Makanan yang Bisa Bantu Cegah Rambut Rontok, dari Protein sampai Zinc

Author: Qoo Media

Rambut rontok dalam jumlah tertentu memang normal, tetapi kondisi ini perlu diperhatikan saat helaian yang jatuh makin banyak dan rambut mulai tampak menipis. Selain perawatan dari luar, asupan nutrisi harian ikut menentukan kuat atau rapuhnya rambut.

Folikel rambut membutuhkan protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat agar bisa menjalankan siklus pertumbuhan dengan baik. Jika tubuh kekurangan nutrisi tertentu, rambut bisa lebih mudah rapuh, pertumbuhannya melambat, dan kulit kepala kehilangan dukungan nutrisi yang dibutuhkan.

7 Makanan yang Bisa Bantu Cegah Rambut Rontok

Beberapa makanan berikut kerap direkomendasikan karena kandungan gizinya mendukung kesehatan rambut dari dalam. Dilansir dari www.beautynesia.id, pilihan ini bisa membantu menjaga kondisi kulit kepala sekaligus mendukung pembentukan rambut yang lebih kuat.

1. Protein Tanpa Lemak

Protein dibutuhkan karena sebagian besar struktur rambut tersusun atas keratin, yaitu protein yang diproduksi tubuh. Saat kebutuhan protein tidak tercukupi, tubuh cenderung memprioritaskan organ vital sehingga pertumbuhan rambut dapat melambat.

Sumber yang bisa dipilih antara lain ayam tanpa kulit, ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, lentil, tahu, dan tempe. Selain proteinnya, beberapa sumber ini juga mengandung zat besi yang membantu mengantarkan oksigen ke seluruh sel tubuh, termasuk folikel rambut.

2. Makanan Kaya Omega-3

Ikan berlemak seperti salmon, makarel, sarden, dan herring mengandung asam lemak omega-3 yang dikenal punya sifat antiinflamasi. Lemak sehat ini dapat membantu mengurangi stres oksidatif yang berpotensi merusak sel, termasuk folikel rambut.

Omega-3 juga bisa diperoleh dari biji chia, biji rami, biji labu, minyak canola, dan kacang kenari. Asupan rutin dari sumber ini membantu menjaga kulit kepala tetap dalam kondisi yang lebih baik untuk pertumbuhan rambut.

3. Telur

Telur sering direkomendasikan karena kuning telurnya mengandung biotin, yaitu vitamin B yang berperan dalam pembentukan asam amino sebagai bahan baku keratin. Keratin adalah komponen utama penyusun helai rambut.

Telur juga kaya protein berkualitas tinggi, sehingga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi rambut dari dalam. Meski manfaat tambahan biotin terhadap pertumbuhan rambut masih terus diteliti, kecukupan biotin tetap penting untuk mendukung proses pembentukan rambut.

4. Biji-bijian Utuh

Gandum utuh, oatmeal, dan beras merah mengandung selenium, mineral yang berperan menjaga fungsi kelenjar tiroid. Hormon tiroid ikut mengatur berbagai proses metabolisme, termasuk pertumbuhan rambut.

Jika fungsi tiroid terganggu, rambut bisa menjadi lebih rapuh, tipis, dan mudah rontok. Karena itu, mencukupi selenium dari makanan dapat membantu mendukung kerja hormon tiroid dan menjaga siklus pertumbuhan rambut tetap normal.

Kelompok Makanan Nutrisi Utama Manfaat untuk Rambut
Protein tanpa lemak Protein, zat besi Mendukung pembentukan keratin dan membantu pertumbuhan rambut
Makanan kaya omega-3 Asam lemak omega-3 Membantu mengurangi stres oksidatif dan menjaga kulit kepala
Telur Biotin, protein Mendukung pembentukan asam amino untuk keratin
Biji-bijian utuh Selenium Mendukung fungsi tiroid yang berpengaruh pada pertumbuhan rambut

5. Sayuran Berdaun Hijau

Bayam, kale, sawi, dan selada kaya vitamin A yang membantu produksi sebum, yaitu minyak alami yang melembabkan kulit kepala. Kulit kepala yang terjaga kelembabannya cenderung membuat rambut tidak mudah kering dan rapuh.

Jika kulit kepala terlalu kering, rambut bisa lebih rentan patah. Karena itu, sayuran hijau menjadi salah satu pilihan penting untuk mendukung kondisi rambut yang lebih sehat dari akar.

6. Buah dan Sayuran Kaya Vitamin C

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin ini juga diperlukan tubuh untuk membentuk kolagen, protein yang membantu menjaga kekuatan batang rambut agar tidak mudah patah.

Jeruk, stroberi, blueberry, paprika merah, brokoli, wortel, bayam, ubi jalar, dan labu bisa menjadi sumber vitamin C yang mudah dimasukkan ke menu harian. Asupan ini membantu menjaga kesehatan rambut sekaligus mendukung kebutuhan antioksidan tubuh.

7. Makanan Laut

Kerang, tiram, kepiting, dan udang mengandung seng atau zinc dalam jumlah cukup tinggi. Mineral ini dibutuhkan tubuh untuk memproduksi keratin sekaligus membantu proses pertumbuhan dan perbaikan jaringan, termasuk jaringan pada folikel rambut.

Kekurangan zinc diketahui dapat berkaitan dengan rambut yang lebih mudah rontok pada sebagian orang. Karena itu, makanan laut dapat menjadi salah satu cara untuk membantu memenuhi kebutuhan zinc dan mendukung rambut tetap kuat dari akarnya.

Rambut rontok yang terjadi berlebihan, berlangsung lama, atau disertai gejala lain tetap perlu diperiksa dokter agar penyebabnya jelas. Pola makan yang tepat bisa membantu, tetapi penanganan medis tetap penting jika kerontokan tidak kunjung membaik.

Beberapa pilihan makanan di atas bisa menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan rambut dari dalam. Dengan kombinasi protein, omega-3, biotin, selenium, vitamin A, vitamin C, dan zinc, folikel rambut mendapat nutrisi yang lebih lengkap untuk bekerja optimal.

Terbaru