Jude Bellingham kembali menjadi pembeda untuk Inggris di Piala Dunia 2026. Gol dan performanya dalam laga lawan Norwegia tidak hanya mengantar Inggris menang 2-1 lewat perpanjangan waktu, tetapi juga menegaskan betapa matangnya persiapan fisik gelandang Real Madrid itu.
Di atas lapangan, Bellingham disebut berlari hingga 13 kilometer dan membakar sekitar 2.000 kilokalori dalam satu pertandingan. Di balik daya tahan itu, ada pola hidup yang diatur sangat ketat, mulai dari nutrisi harian, jadwal makan, hingga metode latihan dan pemulihan yang disiplin.
Nutrisi yang Disusun untuk Mobilitas Tinggi
Menurut Goal, keseharian Bellingham diatur oleh ahli gizi Alberto Mastromatteo melalui perusahaannya, Summumm. Bahkan, ada koki pribadi yang tinggal bersama pemain Real Madrid itu untuk menyiapkan hidangan berdasarkan analisis biometrik mendalam.
Mastromatteo menilai atlet profesional juga butuh ruang untuk menjaga kesehatan mental. Ia mengatakan bahwa dari usia 18 hingga 32 tahun, seorang profesional perlu satu hari dalam seminggu untuk melupakan segalanya, bersantai, dan mungkin makan hamburger atau piza sesuai keinginan.
| Waktu | Menu | Fokus Nutrisi |
|---|---|---|
| 11:00 | Greek yogurt, gandum gulung, biji chia | Camilan tinggi energi dan serat |
| 14:00 | Sayuran segar, protein rendah lemak, yogurt | Karbohidrat, protein, dan asupan pemulihan otot |
| 18:45 | Roti panggang dengan tomat | Camilan ringan menjelang malam |
| 20:45 | Salad sayur, daging tanpa lemak, Greek yogurt rasa kakao | Pemenuhan protein dan penutup hari |
Bellingham tidak menjalani tiga kali makan utama seperti kebanyakan orang. Ia makan empat kali sehari dengan menu yang menekankan karbohidrat sebagai bahan bakar, protein untuk perbaikan jaringan otot, dan pembatasan lemak jenuh.
Menu makan siangnya juga tidak sembarangan. Sayuran seperti asparagus, buncis, atau jamur selalu dipadukan dengan protein rendah lemak seperti dada kalkun, daging babi tanpa lemak, atau ayam.
Makanan Favorit, Kelonggaran Diet, dan Pemulihan
Meski tinggal dan bermain di Spanyol bersama Real Madrid, Bellingham tetap menyukai hidangan rumahan khas Inggris. Menjelang pertandingan, ia gemar menyantap kacang panggang dan telur, kombinasi yang padat nutrisi karena kaya serat, protein, vitamin, dan mineral penting.
Namun, ada catatan penting dalam pilihannya. Bellingham dianjurkan untuk tidak memilih kacang panggang kalengan karena umumnya mengandung gula dan garam yang terlalu tinggi.
Di luar disiplin makan, ia juga diberi ruang untuk menjaga keseimbangan mental. Hari bebas dietnya dimaksudkan agar program ketat itu tidak terasa membebani sepanjang musim kompetisi, meski tetap tidak diisi dengan makanan cepat saji secara berlebihan.
Persiapan fisiknya tidak berhenti di meja makan. Di markas latihan Real Madrid, Valdebebas, Bellingham berlatih di bawah arahan Antonio Pintus dengan topeng khusus yang mensimulasikan kondisi oksigen minim di dataran tinggi.
Metode itu memberi tekanan lebih pada tubuh saat latihan dan membantu meningkatkan performa kardiovaskular serta ketahanan fisiknya saat kembali bermain di lapangan biasa. Selain itu, ia juga memanfaatkan teknologi patung manekin canggih untuk melatih tendangan bebas dengan tinggi yang bisa diatur dan gerakan yang menyerupai lawan sungguhan.
Pemulihan juga menjadi bagian penting dari rutinitasnya. Bellingham memastikan tidur berkualitas selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam, disertai pemanasan, pendinginan, peregangan rutin, pijat olahraga, dan terapi fisik untuk mencegah cedera.
Rangkaian kebiasaan itulah yang membuatnya mampu tampil konsisten di laga besar dan menjadi pahlawan kemenangan Inggris atas Norwegia. Di turnamen sebesar Piala Dunia 2026, detail kecil dalam nutrisi, latihan, dan pemulihan ternyata ikut menentukan siapa yang bisa bertahan sampai menit paling krusial.
